Sabtu, 14 Mar 2020 18:26 WIB

Elon Musk Bilang Kecelakaan Lalu Lintas Lebih Mematikan dari Corona, Ini Faktanya

Doni Wahyudi - detikOto
Kecelakaan di Rembang, 8/3/2020 Ilustrasi kecelakaan lalu lintas (Arif Syaefudin/detikcom)
Jakarta -

Elon Musk meminta karyawannya tidak khawatir terhadap virus corona karena jumlah kematiannya kalah dibanding kecelakaan lalu lintas. Faktanya, apa yang dikatakan Musk benar.

Diberitakan sebelumnya, Elon Musk mengirim email pada seluruh karyawan di SpaceX terkait pandemi virus corona. Dikabarkan dia meminta karyawan tidak khawatir meski penyebaran virus tersebut sudah merenggut ribuan nyawa.

Pemilik produsen mobil Tesla itu menyebut peluang tewas karena kecelakaan lebih besar ketimbang meninggal dunia sebagai korban virus corona.



Apa yang dikatakan Elon Musk sangat tepat. Jumlah kematian karena kecelakaan lalu lintas di seluruh dunia sangat tinggi.

WHO mencatat, sebanyak 1,35 juta orang tewas karena kecelakaan lalu lintas di seluruh dunia setiap tahun. Jika dirata-rata ada 3,698 kematian akibat kecelakaan lalulintas setiap 24 jam.

Bagaimana tingkat kematian virus corona?

Sejak mulai mewabah pada pergantian tahun lalu, sudah lebih dari 3.000 orang meninggal dunia. Saat ini sebagian besar korban jiwa berasal dari China. Sementara yang terjangkit di seluruh dunia saat ini berada di atas 140.000 orang.



Di pekan pertama Maret, New England Journal of Medicine mempublikasikan penelitian tentang virus corona. Disebutkan kalau tingkat kematiannya mencapai 1,4% dari setiap 1.099 pasien.



Simak Video "Update Positif Covid-19 RI Per 9 Agustus: 125.396 Positif, 80.952 Sembuh"
[Gambas:Video 20detik]
(din/rip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com