Sabtu, 22 Feb 2020 15:19 WIB

Indonesia Makin Ketinggalan, Malaysia Sudah Mau Bikin Mobil Nasional ke-3

Rizki Pratama - detikOto
Mobil nasional Malaysia Malaysia siap luncurkan mobnas ke-3 Foto: Pool (PanduLaju)
Jakarta -

Malaysia sudah mempersiapkan purwarupa mobil nasional ke-tiganya. Namun, Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mengatakan belum akan meluncurkannya.

Hal ini diungkapkan Mahathir setelah menyampaikan National Otomotif Policy (NAP) 2020 kepada media. Rancangan mobil tersebut akan ditahan dulu peluncurannya sembari mencari penanam modal usaha dan pihak swasta.

"Kami sedang menunggu investor karena saat ini, pemerintah tidak berniat untuk berinvestasi. Kami mengundang investor dengan pandangan ke depan untuk masa depan kendaraan bermotor kami dan kami siap dengan teknologi baru yang akan membuat mobil nasional baru ini kompetitif," kata Dr Mahathir seperti dikutip oleh Star.


Sejak kembali berkuasa dalam pemilihan Mei 2018, Mahathir secara terbuka menggagas mobil nasional ketiga dan menggembar-gemborkannya sebagai sarana untuk meningkatkan sektor manufaktur Malaysia.

Mahathir menambahkan mobil baru itu akan menekankan pada penelitian dan pengembangan serta penggabungan teknologi terbaru untuk menjadi kompetitif di dalam negeri dan global.

"Klaster teknologi baru serta tenaga kerja ahli baru, khususnya di bidang teknik otomotif akan dikembangkan secara konsekuen," katanya.

Kendaraan baru ini diharapkan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan ekonomi negara. Adanya mobil nasional baru Ini akan menciptakan permintaan untuk bahan material seperti baja bermutu tinggi, plastik, produk karet dan petrokimia, yang akan merangsang pertumbuhan lebih lanjut dari sub-sektor ini.

Mobil nasional ke-tiga malaysia ini juga tidak menutup diri dari investasi asing. "Sekarang, kemajuan tidak hanya dilakukan di Jepang tetapi juga di negara-negara lain termasuk Cina, Korea dan negara-negara Eropa. Kami akan bekerja sama dengan negara-negara yang memiliki teknologi unik," tutur Mahathir.

Selama masa jabatan pertamanya sebagai perdana menteri, Mahathir telah mendirikan Proton. Mobil nasional pertama Malaysia itu berdiri pada tahun 1983 sebagai katalisator industralisasi.

Pada 2017, perusahaan induk Proton, DRB-HICOM menjual 49,9 persen sahamnya kepada Zhejiang Geely Automobile Holdings. Mahathir menyayangkan hal tersebut karena merasa kehilangan anak yang sudah ia besarkan.

Setelah Proton, Malaysia melahirkan Perodua yang didirikan pada tahun 1992. Selain mobil Malaysua juga memiliki perusahaan sepeda motor nasional Modenas.



Simak Video "Mimpi Erdogan Terealisasi, Turki Kini Miliki Mobil Listrik Nasional"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com