Kamis, 06 Feb 2020 07:26 WIB

Palu Pemecah Kaca Bus Sering Hilang Dicolong, Terlalu!

Rizki Pratama - detikOto
PT. Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama dengan kedua dealer resmi di Jawa Barat PT Indosentosa Trada (IST) dan PT Maya Graha Indah (MGI) menggelar road test Hino Bus RN 285, FC Bus dan Microbus 110SDBL untuk menguji ketangguhan mesin dan kenyamanan bus Hino. Bus sering kehilangan palu pemecah kaca jendela dalam keadaan darurat (Hino)
Jakarta -

Setiap kendaraan umum atau kendaraan pribadi dilengkapi standar keamanan. Begitu juga pada fasilitas transportasi umum, sayangnya seringkali alat-alat pendukung keselamatan tidak dirawat oleh penggunanya, bahkan kerap disalahgunakan.

Sebagai contoh adalah palu pemecah kaca jendela bus. Masih sering ditemui palu-palu ini hilang dari bus sehingga mengurangi standar keamanannya.

"Misalnya seperti palu untuk bus kalau ada kebakaran ada palunya (digunakan untuk keluar dari bus-red). Tapi untuk palu ini masih hilang saya nggak ngerti buat apa palu ini dibawa tapi masih ada itu," ungkap Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi saat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ilustrasi Interior BusIlustrasi Interior Bus Foto: Agung Pambudhy

Nangoi pun melihat kebiasaan buruk ini masih bisa diubah. Berkaca pada transportasi udara, beberapa tahun lalu sering kali terjadi pelampung udara dibawa oleh penumpang. Seiring berjalannya waktu, kebiasaan ini mulai berkurang dan bahkan sudah tidak ada lagi.

"Di pesawat ada live vest atau pelampung, dulu saya lihat 20 tahun lalu ada orang iseng ambil pelampung. Sekarang sudah makin berkurang boleh dikatakan tidak ada lagi ambil untuk dibawa pulang," ujar Nangoi.

Kembali pada fenomena pengambilan palu di bus ini, Gaikindo bersama Kementerian Perhubungan Darat akan mencoba mendidik penumpang untuk tidak mengambil palu ini. Caranya dengan memberikan rantai pada pula sehingga tidak mudah diambil.

"Akhirnya kita coba akali, jadi palu betul-betul diletakkan dekat kaca dan dikasih rantai yang nggak gampang diputus," jelasnya.



Simak Video "Cara Baru Menikmati Kopi di Solo"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com