Rabu, 22 Jan 2020 19:35 WIB

Ratusan Warga Protes Pabrik Tesla di Jerman, Kenapa?

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Justin Sullivan/Getty Images
Jakarta -

Tesla mengumumkan akan membangun pabrik di pinggiran kota Berlin, Jerman. Rencananya lokasi itu akan menjadi pabrik besar yang mampu memproduksi 500 ribu unit mobil per tahunnya.

Lokasi pabrik tepatnya berada di Brandenburg. Pembangunan pabrik akan dimulai pada pertengahan tahun 2020. Sedangkan produksi mobil listrik akan dimulai tahun depan.

Gigafactory 4 Tesla tersebut diperkirakan akan menyerap ribuan pekerja dan berkontribusi menyumbang pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Namun di sisi lain, kehadiran pabrik itu dinilai bisa mengancam dan merusak lingkungan.

Sekitar ratusan warga lokal melakukan protes terhadap kehadiran pabrik tersebut di sekitar wilayahnya. Sebab, untuk pembangunan pabrik tersebut dikabarkan akan memangkas pohon untuk dijadikan lahan.

Argumen lain juga menyatakan Gigafactory akan menyedot 10 juta liter air per hari, hal ini dikhawatirkan akan membuat warga lokal bakal kekurangan air.

Mereka meneriakkan "Tesla atau air minum" dan "Tidak ada pabrik di hutan" untuk membuat pesan mereka didengar. Untuk membangun, Tesla harus menebang sejumlah besar pohon. Bagian yang perlu ditebangi ditunjukkan dengan warna merah di bawah ini:

Wilayah dengan warna merah bagian hutan yang perlu ditebang untuk membangun pabrik TeslaWilayah dengan warna merah bagian hutan yang perlu ditebang untuk membangun pabrik Tesla Foto: Electrek

"Saya pikir banyak orang tidak menyadari dampaknya. Tapi sekarang, setelah asosiasi air mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa pasokan air yang dibutuhkan untuk fase apa pun tidak cukup untuk melindungi pasokan air bagi warga. Ini luar biasa, "kata seorang pengunjuk rasa kepada media seperti dikutip dari Autoevolution, Rabu (22/1/2020).

"Kami tidak membutuhkan mobil, khususnya tidak ada mobil baru yang akan memblokir jalan sekali lagi. Selain itu 90 hektar akan dihancurkan dan 10 juta liter (2,6 juta galon) air akan dikonsumsi setiap hari, "tambah yang lain.

Mereka juga menyuarakan keprihatinan tentang dampak deforestasi terhadap satwa liar.

Di sisi lain jalan ada sekitar 50 orang yang keluar untuk mendukung Tesla dan bahkan membawa serta anak-anak mereka. Laporan mengatakan kedua belah pihak melakukan pukulan verbal beberapa kali, tetapi intensitas tidak meningkat



Simak Video "Elon Musk Rilis Lagu EDM, Gimana Jadinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com