Selasa, 17 Des 2019 07:32 WIB

Korea Selatan Bantu Indonesia Menuju Industri 4.0

M Luthfi Andika - detikOto
Ilustrasi pabrik mobil. Foto: Astra Daihatsu Motor
Jakarta - Indonesia dan Korea dipastikan akan menjalin kerja sama demi meningkatkan industri otomotif Indonesia. Bahkan Indonesia dan Korea sepakat untuk menuju era 4.0 bersama-sama.

Dalam rilis yang diterima detikcom, Dirjen ILMATE Kementerian Perindustrian, Harjanto mengungkapkan Indonesia dan Korea Selatan semakin menguatkan kerja sama di sektor manufaktur, terutama dalam kesiapan implementasi industri 4.0. Hal ini diwujudkan melalui sinergi antara Kementerian Perindustrian RI dengan Dewan Riset Nasional (National Research Council/NRC) Korsel.



"Jadi, kami telah membicarakan mengenai pelaksanaan program kerja sama mulai tahun 2020 nanti. Mereka akan membantu Indonesia senilai USD50 juta untuk penerapan industri 4.0," kata Harjanto pada acara The 1st Sub Joint Committee Meeting, di Bali.

Kolaborasi kedua belah pihak ini akan berlangsung dalam lima tahun untuk meningkatkan kemampuan di lima sektor industri manufaktur yang menjadi prioritas pada peta jalan Making Indonesia 4.0. Kelima sektor tersebut, yakni industri makanan dan minuman, industri tekstil dan pakaian, industri otomotif, industri kimia, serta industri elektronik.



Kendaraan listrikKendaraan listrik Foto: Grandyos Zafna


"Tujuan dilaksanakannya The 1st Sub-Joint Committee Meeting di Bali ini adalah untuk mengingatkan kembali bahwa inisiatif kerja sama yang telah dituangkan di dalam MoU antara Kemenperin dan NRC dapat mulai dijalankan dengan membicarakan konsep kerja sama, pendekatan dan proyek-proyek yang dapat dilakukan tahun depan," paparnya.

Sebelumnya, Kemenperin dan NRC telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama tersebut pada 10 September 2018. Untuk mengimplementasikan isi MoU-nya, kedua belah pihak sepakat menandatangani Technical Framework untuk Working Level yang bertugas mengidentifikasi serta menentukan program prioritas kerja sama.



"Misalnya, kerja sama tentang joint research, policy support to specific entities, pertukaran staf atau tenaga ahli, memperluas networking di kalangan expert dan profesional, serta capacity building untuk pemerintah dan dunia usaha," sebutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video " Polri Pamer Desain Pelat Nomor Mobil Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com