Senin, 02 Des 2019 08:14 WIB

Terpopuler Akhir Pekan: Grab Boyong Mobil Listrik ke RI, Diskon Moge

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Hyundai Ioniq. Foto: Geneva Motor Show
Jakarta - Grab berencana membawa mobil listrik Hyundai Ioniq ke Indonesia. Hal ini guna mendukung program percepatan mobil listrik di dalam negeri.

Hyundai Ioniq merupakan mobil listrik garapan Hyundai yang sudah mulai dijual di beberapa negara di dunia. Jalanan Indonesia bakal diramaikan Hyundai Ioniq yang akan dibawa oleh Grab.



Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyebut sempat melihat langsung mobil tersebut saat berkunjung ke Korea Selatan.

Berita kehadiran mobil listrik Hyundai Ioniq ke Indonesia yang dibawa oleh Grab menjadi berita populer otomotif akhir pekan. Selain itu, ada berita populer lainnya seperti diskon gede-gedean moge di acara IIMS Motobike Expo 2019, wilayah penghasil minyak tapi antrean SPBU sampai depan rumah warga, motor baru Cleveland, hingga kondisi jalanan ibu kota baru. Berikut ulasannya.



Grab Bawa Hyundai Ioniq ke Indonesia

Terpopuler Akhir Pekan: Grab Boyong Mobil Listrik ke RI, Diskon MogeFoto: Grab


Menteri Perindustrian Agus Gumiwang sempat melihat langsung mobil listrik Hyundai Ioniq di Korea Selatan. Dia bilang, Hyundai Ioniq akan dibawa ke Indonesia oleh Grab.

"Kemarin saya baru pulang dari Seoul, Korea Selatan mendampingi bapak Presiden. Saya sudah lihat secara langsung, produk dari Hyundai, Ioniq yang sebentar lagi akan dikeluarkan oleh Grab, ini merupakan langkah yang sangat positif," ujar Agus di Istora Senayan, Jakarta.

Dikonfirmasi secara terpisah, Presiden of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata membenarkan hal tersebut namun ia enggan membeberkan lebih lanjut.

"Nggak (jualan mobil) dong. Kita akan menggunakan kendaraan listrik," kata Agus.

"Kita sudah rencanakan untuk meluncurkan ini, kemarin juga rombongan pemerintah sudah melihat kendaraan kita. Peluncurannya tunggu tanggal mainnya," ujar Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata.

Ridzki menambahkan pentingnya menghadirkan kendaraan listrik, ekosistem perlu dilakukan sedini mungkin untuk mengenalkan kendaraan listrik.

"Kita lihat ada beberapa hal. Pertama adalah environment friendly, zero emission. Lalu penggunaan dan pemeliharaannya juga lebih efisien. Pengisian listriknya lebih murah," ungkap Ridzki.

"Secara long term ini adalah hal yang sangat penting untuk kita majukan. Cuman kalau kita tidak mulai dari sekarang, tidak mulai-mulai. Ekosistem harus terjadi mulai sekarang," jelas Ridzki.

Kerja sama Grab dan Hyundai dalam program mobil listrik sudah dimulai pada 2018 lalu, di mana Hyundai Motor Company dan Kia Motors Corporation menambah investasi sebesar US$ 250 juta ke Grab dan membentuk kemitraan untuk memulai program terkait kendaraan listrik (Electric Vehicle) di Asia Tenggara.



Diskon Besar-besaran Moge di IIMS Motobike Expo

Pameran khusus pecinta roda dua IIMS Motobike Expo resmi digelar perdana di Istora Senayan, Jakarta. Berlangsung dari 29 November hingga 1 Desember 2019 kemarin, pameran ini menawarkan diskon dan promo yang menarik.

Diskon motor ini hadir dari beragam pabrikan yang menjadi peserta IIMS Motobike Expo 2019.

Kawasaki menawarkan diskon sampai dengan 70% untuk semua apparel, sedangkan setiap pembelian motor tipe W di pameran ini akan mendapatkan voucher apparel senilai Rp 2 juta (kredit) atau Rp 1 juta (tunai).

Lebih lanjut, pabrikan asal Prancis Peugeot juga tak mau kalah, menawarkan diskon untuk pembelian semua tipe motor sampai Rp 20 juta. Mereka juga memberikan servis gratis untuk 500 km pertama atau sebulan pertama.

Untuk pabrikan Yamaha, 50 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) pertama akan mendapatkan kaus eksklusif Yamaha Maxi. Tak hanya itu, semua tipe motor Yamaha didiskon sampai Rp 1,5 juta atau diskon DP (Down Payment).

Apparel Yamaha pun tak luput dari diskon sampai 70%. Bagi pengunjung yang melakukan test ride MT-25 akan mendapatkan merchandise menarik. Di ajang IIMS Motobike Expo 2019 ini, Yamaha memberikan servis YES (Yamaha Executive Service) gratis untuk setiap pembelian CBU baru selama 3 tahun.

Merek asal Amerika, Cleveland juga memberikan diskon sampai 50% untuk semua pembelian t-shirt di IIMS Motobike Expo 2019. Sedangkan pembeli motor 250cc akan mendapatkan cashback sebesar 15 juta. Untuk 100 pembeli Cleveland S400 pertama bisa membawa pulang motor ini dengan potongan harga Rp 6 juta menjadi Rp 72 juta.

BMW Motorrad juga memberikan diskon yang cukup menggiurkan. Untuk model S 1000 RR tipe S memberikan potongan Rp 130 juta, Rp 12,5 juta untuk C 400 X, Rp 8,5 juta untuk G 310 GS, Rp 45 juta untuk F 750 GS, dan Rp 10 juta untuk semua tipe R nineT.

Pabrikan yang terbilang baru asal Swedia, Husqvarna juga memberikan potongan harga. Husqvarna Vitpilen 710 didiskon Rp 20 juta, sedangkan harga Vitpilen 401 dan Svartpilen 401 dipotong Rp 10 juta. Sementara itu, Lambretta memberikan voucher servis gratis 3 kali selama 1 tahun plus helm untuk setiap pembelian semua tipe motor.

Triumph punya promo yang sedikit berbeda. Pengunjung yang membeli tipe motor apa pun akan mendapatkan aksesori gratis senilai Rp 10 juta plus potongan harga senilai juga Rp 10 juta. Sedangkan pembelian tipe Tiger akan diberikan side bags, tank guard, dan engine guard.

Motor listrik Selis juga jorjoran dalam memberikan diskon. Setiap pembelian Selis Agats seharga Rp 19,9 juta (off-the-road) akan mendapatkan sepeda Selis EOI dengan harga normal senilai Rp 4,5 juta.

Prime Gears memiliki berbagai promo menarik seperti chest protector gratis untuk pembelian jaket RS Taichi, dan diskon minimal 10% untuk semua produk.

Deride Official Store juga menawarkan free maintanance selama 1 tahun untuk setiap pembelian racing apparel dari Alpinestars dan helm Nolan Group. Sedangkan pembelian helm Shoei akan mendapatkan free maintanance selama 2 tahun. Sementara itu, Yellow Corn memberikan potongan harga di IIMS Motobike 2019 sebesar 5 sampai 10%. Pengunjung yang membeli helm Bell akan langsung mendapatkan jaket dan banyak lainnya.



Wilayah Penghasil Minyak tapi Antrean SPBU Mengular

Antrean BBM di Balikpapan. Antrean BBM di Balikpapan. Foto: Luthfi Anshori/detikOto


Provinsi Kalimantan Timur dikenal sebagai salah satu penghasil minyak dan gas bumi (migas). Wilayah ini punya Blok East Kalimantan dan Blok Sanga Sanga di Kabupaten Kutai Kertanegara. Juga ditunjang dengan fasilitas kilang minyak di Samarinda dan Balikpapan.

Namun meski punya sumber daya alam melimpah dan fasilitas pengolahannya, ternyata kota-kota di Kalimantan Timur masih saja kekurangan bahan bakar. Utamanya jenis solar dan premium.

Pantauan detikcom selama melakukan perjalanan Balikpapan-Samarinda, banyak antrean yang terjadi di SPBU Pertamina.

"Setiap pagi dan sore hari pasti ada antrean di SPBU. Kebanyakan yang antre truk-truk tronton. Bahan bakar yang langka solar sama premium, kalau yang lain aman," kata warga lokal Balikpapan, Zulkifli.

Antrean yang terjadi cukup panjang hingga ratusan meter. Truk-truk medium hingga besar berjajar di bahu jalan, bahkan ada yang sampai menutupi area depan rumah warga.

Menurut Zulkifli, kelangkaan solar dan premium di Balikpapan dan Samarinda akibat dari pembatasan. "Karena di sini solar dibatasi. Selain itu banyak wilayah tambang, jadi kebanyakan solar larinya ke sana," lanjut Zulkifli.

Hal ini tentunya sangat ironis, sebab para driver truk akhirnya harus mengantre pengisian bahan bakar di wilayah yang statusnya justru sebagai salah satu lumbung minyak di Indonesia. Salah satu pemandangan yang cukup menarik ada di SPBU Pertamina Teluk Lerong Samarinda, di mana juga ada antrean solar yang cukup panjang, padahal di belakang SPBU tersebut ada fasilitas terminal BBM milik Pertamina.

Selain SPBU Pertamina, pantauan detikcom tidak ada lagi SPBU lain yang beroperasi di Balikpapan dan Samarinda. Tapi sebenarnya masih ada pilihan lain bagi pengemudi truk yang ingin mengisi solar tanpa harus antre. Yakni melalui pedagang eceran.

"Tapi itu harganya sangat mahal. Kalau di SPBU harga solar Rp 5.150, di pedagang eceran harganya sampai Rp 8.000. Tapi kalau keadaan terpaksa, biasanya ada saja sopir truk yang ngisi di eceran," terang Zulkifli.



Motor Scrambler Anyar dari Cleveland Cyclewerks

Terpopuler Akhir Pekan: Grab Boyong Mobil Listrik ke RI, Diskon MogeFoto: Rifkianto Nugroho


Cleveland Cyclewerks Indonesia melalui Agen Tunggal Pemegang Merek (APTM) PT. Sumatra Motor Indonesia mendatangkan motor bergaya scrambler berkapasitas 400 cc di IIMS Motobike Expo 2019, Istora Senayan, Jakarta.

"PT. Sumatra Motor Indonesia menghadirkan varian baru Cleveland Cyclewerks dengan kapasitas mesin 400cc lebih mumpuni dari varian sebelumnya yaitu 250cc," ujar Hendra Setiawan selaku Direktur Utama Cleveland Cyclewerks Indonesia.

"Untuk memberikan kesempatan bagi pengunjung IIMS Motobike 2019 khususnya para penggemar sepeda motor yang ingin menjajal serta tahu lebih banyak mengenai perkembangan terbaru produk Cleveland Cyclewerks," tambahnya.

Rinta Asri, Country Marketing Communications Manager PT SMI mengatakan Ace 400 Scrambler tidak dipajang pada booth Cleveland. Namun para pengunjung juga dapat mencoba Cleveland Ace 400 Scrambler untuk test ride di IIMS Motobike Expo 2019.

Dari sektor mesin dan fitur tidak berbeda dengan versi Cafe Racer yang telah lebih dahulu diluncurkan di event BCA Expo Oktober lalu.
Hanya untuk versi scrambler buntut tawon hilang stang pun dibuat agak meninggi.

Dibekali mesin satu silinder 397 cc single silinder 4 klep sistem injeksi elektronik, berpendingin udara dengan oil cooled. Ukuran bore & stroke 85 x 70 mm dengan rasio kompresi 8,8:1. Dengan bekal tersebut mampu memuntahkan sebesar 27,8 tk pada 7200 rpm dan torsi 30 Nm pada 5600 rpm.

Meski hanya satu silinder, motor ini memiliki Double Exhaust Muffler. Soal keamanan dan kenyamanan sudah dilengkapi dengan Double Disk front Brake (dengan ABS System), Upside Down, Delphi EFI Control System, Lampu Bulat LED Headlight, Automotive Grade ABS.

Khusus di IIMS Motobike Expo, 100 pembeli Cleveland S400 pertama bisa membawa pulang motor ini dengan potongan harga Rp 6 juta menjadi Rp 72 juta.



Intip Kondisi Jalanan Ibu Kota Baru

Terpopuler Akhir Pekan: Grab Boyong Mobil Listrik ke RI, Diskon MogeFoto: Luthfi Anshori/detikOto


Kecamatan Samboja di Kabupaten Kutai Kartanegara akan menjadi salah satu wilayah ibu kota baru RI di masa depan. Kecamatan Samboja memiliki letak strategis karena berbatasan langsung dengan pintu gerbang Kalimantan Timur, Balikpapan.

Lalu seperti apa kondisi infrastruktur jalanannya?

Secara umum infrastruktur di Kalimantan Timur sudah cukup bagus. Terutama dari arah Balikpapan menuju ke Kecamatan Samboja, jalannya sudah diaspal mulus dengan lebar yang cukup. Dari Balikpapan menuju Samboja bisa ditempuh dalam waktu 1 jam 25 menit.

Sepanjang perjalanan dari Kota Balikpapan menuju Kecamatan Samboja, sisi kiri dan kanan jalan masih didominasi hutan dan beberapa merupakan perkebunan sawit. Sehingga cuacanya cukup teduh, meski saat itu suhu udara lumayan tinggi.



Jika jalan nasional dari Balikpapan menuju Kutai Kartanegara konturnya cukup rata, dengan rute lurus, saat memasuki wilayah Samboja justru sebaliknya.

Jalanan di Samboja memang sudah diaspal, namun belum semulus jalan nasional. Ditambah kontur jalanan di Samboja naik-turun, berkelok-kelok, dan tidak terlalu lebar, sehingga butuh kewaspadaan bagi pengemudi karena banyaknya blind spot.

Para pengendara juga harus waspada karena di wilayah ini cukup banyak truk-truk besar yang lalu lalang. Maklum, di Samboja masih ada beberapa titik area pertambangan batu bara, salah satunya berlokasi dekat Bukit Bangkirai.

Sementara untuk situasi lalu lintasnya, memang tidak semacet ibu kota Jakarta. Sebab populasi kendaraan pribadi di sini belum terlalu banyak. Mobil, motor, dan angkutan umum jadi pilihan masyarakat untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Namun sangat disayangkan, masih ada beberapa pengendara motor yang luput menggunakan perangkat safety saat berkendara.

Simak Video "Mobil Listrik Termurah! Fiturnya Sangat Memuaskan "
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com