Minggu, 13 Okt 2019 18:33 WIB

Seperti Motor Pada Umumnya, Odong-odong Juga Perlu Diservis

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Rizki Pratama Foto: Rizki Pratama
Bekasi - Pada dasarnya odong-odong berasal dari kendaraan bermotor juga. Meski tak lagi memiliki bentuk motor seperti alaminya, tetap saja mesin tersebut butuh perawatan berkala.

Odong-odong memiliki tempat perawatannya sendiri jika terjadi masalah selama dioperasikan. Salah satunya ditemui detikcom ada di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Kebetulan bengkel tersebut juga rutin membuat odong-odong untuk dijual dan disewakan.

Untuk gerbong-gerbong yang diangkutnya sendiri biasanya tak membutuhkan penanganan kompleks selama tidak ada kerusakan.



"Body jarang diservis, bisa tahan 2-3 tahun. Kalau karatan atau patah bisa dilas lagi tapi itu lama biasanya," kata pemilik bengkel odong-odong, Lamidin saat ditemui di bengkelnya.

motor yang jadi lokomotif odong-odong kereta. motor yang jadi lokomotif odong-odong kereta. Foto: Rizki Pratama


Sisanya perawatan odong-odong motor sama seperti motor pada umumnya. Penggantian oli dan pengecekan rantai biasanya rutin dilakukan mengingat kerja motor yang berat. Untuk perawatan ringan seperti itu biasanya bengkel Lamidi masih bisa menangani.

"Seperti biasa karburator klep, kalau ringan-ringan bisa saya," kata Lamidi.



Sementara itu, jika terjadi kerusakan cukup berat pada motornya Lamidi menyarankan ke bengkel. Perawatan berkala pun dapat dilakukan di bengkel lain dengan tarif servis pada umumnya.

"Servis ya kayak motor aja di bengkel, tapi kalau udah bongkar mesin serahkan ke bengkel," ungkap Lamidi.

Masalah gerbong sendiri, Lamidi menjamin kualitas material yang ia gunakan. Biasanya beberapa pembuat menggunakan bahan fiber yang lebih rentan rusak, sedangkan Lamidi memilih menggunakan besi baja.

"Body jarang lah, tiga tahun. Kita dari pelat kalau orang kan dari fiber. Fiber bagus tapi setahun bisa rusak. Kalau pelat bisa diperbaiki bisa dilas lagi," pungkas Lamidi.

Simak Video "Odong-odong, Satu-satunya Transportasi Umum Pulau Pramuka"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com