Minggu, 13 Okt 2019 12:45 WIB

Jadi Anggota Dewan, Politisi Ini Janji Hapus Denda Pelanggar Lalin

Luthfi Anshori - detikOto
Ilustrasi polisi tilang pengendara di India. Foto: NDTV Ilustrasi polisi tilang pengendara di India. Foto: NDTV
Haryana, India - Ragam janji dan rayuan manis kerap jadi senjata utama politisi untuk meraih dukungan peserta pemilu. Tak terkecuali yang dilakukan oleh Dudaram Bishnoi, politisi Partai Bharatiya Janata (BJP), yang tengah menjadi kandidat Anggota Dewan Legislatif (MLA) di Haryana, India, semacam DPRD di tingkat provinsi kalau di Indonesia.

Menariknya, janji yang diumbar Dudaram jika terpilih, cukup berani. Dalam sebuah pidato politik, Dudaram mengatakan jika dia memenangkan pemilihan dewan dan menjadi Anggota Dewan Legislatif (MLA), ia akan memastikan bahwa tidak ada challan (surat denda) yang diberikan kepada rakyat oleh pemerintah. Contohnya seperti para pengendara pelanggar lalu lintas.



"Anda akan memilih saya sebagai MLA Anda dari daerah pemilihan (Harayana) ini. Ini tentang penyalahgunaan narkoba, ini tentang pendidikan, pihak berwenang yang mengeluarkan challan (surat denda) kepada pengendara sepeda motor, semua masalah kecil ini akan berakhir secara otomatis ketika saudara atau putra Anda (ini) akan menjadi MLA," kata Dudaram, dikutip dari Cartoq.

Untuk diketahui, sebagian besar pengendara di India telah menentang Undang-Undang Kendaraan Bermotor (Indian Motor Vehicle) yang diamendemen, yang diterapkan di seluruh India pada 1 September 2019.

Aturan baru ini secara signifikan telah meningkatkan kesadaran berlalu lintas yang baik untuk pengendara. Menariknya, amandemen UU Kendaraan Bermotor dilakukan di parlemen, setelah Partai berkuasa, BJP, memasuki periode kekuasaan kedua di India. Amandemen itu dikatakan salah satu undang-undang tercepat yang disahkan di majelis rendah dan majelis tinggi parlemen.



Menteri Persatuan, Nitin Gadkari, yang bekerja untuk mengesahkan undang-undang baru tersebut mengatakan bahwa, aturan UU Kendaraan Bermotor baru akan membantu mengurangi jumlah kecelakaan di jalan.

Perlu diketahui bahwa jalan-jalan di India selalu mencatat jumlah kecelakaan yang tinggi setiap tahun dan negara ini dianggap sebagai salah satu yang paling berbahaya di dunia dalam hal keselamatan jalan.

Undang-undang Kendaraan Bermotor baru yang disahkan, meningkatkan jumlah besaran denda supaya pengendara motor dan mobil tidak melanggar aturan, yang pada akhirnya akan mengurangi potensi kecelakaan di jalan.

Namun sayangnya banyak negara di India menentang undang-undang baru itu. Alasannya, kenaikan jumlah denda pelanggar lalu lintas berpotensi menyebabkan korupsi meningkat. Bahkan negara-negara bagian lain seperti Gujarat dan Rajasthan belum menerapkan undang-undang baru tersebut.

Lalu jika Dudaram Bishnoi memenangkan pemilihan Anggota Dewan Legislatif (MLA) di Haryana, apakah dia benar-benar bisa menepati janjinya ya?

Simak Video "Kena Tilang, Warga Luar DKI Tak Tahu Ada Perluasan Ganjil Genap"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com