Jumat, 30 Agu 2019 16:15 WIB

Ribuan Ojol Tak Dapat Restu 'Gerebek' Kedubes Malaysia

Luthfi Anshori - detikOto
Ojol Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Hari ini (30/8/2019) rencananya Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia akan mendatangi Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia, untuk memberi pernyataan sikap atas komentar kontroversial CEO Big Blue Taxi (Malaysia), Datuk Shamsubahrin Ismail beberapa waktu lalu.

Tak hanya perwakilan dari pihak Garda Indonesia, Presidium Nasional Garda Indonesia Igun Wicaksono menyebut, ada sekitar 1.000-an driver ojol (Ojek Online) yang turut serta hadir meramaikan.



Namun sampai kedatangan Igun beserta rombongannya, tidak nampak konvoi anggota driver ojol yang jumlahnya banyak itu. Igun datang bersama dengan kelompok kecil.

Menurut Igun, ia tidak mendapat izin dari pihak Kepolisian untuk membawa armada ojol dalam jumlah besar. Terlebih, tensi sudah agak mereda, sebab CEO Big Blue Taxi (Malaysia), Datuk Shamsubahrin Ismail sudah menyampaikan maafnya.



"Tadi sebenarnya (para driver ojol-Red) sudah kumpul di Jakarta Timur. Tapi nggak (dapat izin dari Polisi-Red) akhirnya. Karena ya mereka (CEO Big Blue Taxi) kan sudah minta maaf," kata Igun, ditemui di depan gerbang masuk Kedubes Malaysia, di Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jum'at (30/8/2019).

Igun sendiri langsung masuk ke gedung Kedubes Malaysia untuk berkomunikasi dengan Duta Besar Malaysia. Sementara untuk media tidak diperbolehkan masuk meliput agenda pertemuan tersebut.

Simak Video "Driver Ojol Ditendang di Pekanbaru, Pelaku Sudah Ditangkap"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com