Sabtu, 24 Agu 2019 08:17 WIB

Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Toyota: Kelihatannya Positif

Rizki Pratama - detikOto
Logo Toyota Foto: Ari Saputra Logo Toyota Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia, Sofyan Djalil telah memutuskan relokasi ibu kota baru negara Republik Indonesia di Provinsi Kalimantan Timur. Pemindahan ini tentu sedikit banyaknya memberikan pengaruh pada industri otomotif yang selama ini berakar di DKI Jakarta.

Kendati begitu, PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku pemegang merek Toyota di Indonesia melihat positif langkah tersebut. Ia melihat Paparan Mentri PUPR untuk rancangan ibu kota baru memberikan pengaruh yang cukup baik.



"Kalo lihat paparan di atas, kelihatannya positif," ujar ujar Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto setelah memperlihatkan salinan Paparan Mentri PUPR kepada detikcom melalui aplikasi pesan singkat.

Desain Ibu Kota BaruDesain Ibu Kota Baru Foto: Kementerian PUPR


Salah satu dari tiga visi yang terlampir dalam paparan tersebut memang mengatakan poin penting untuk industri dan perekonomian. Di sana disebutkan bahwa pemindahan ini menjamin keberlanjutan sosial, ekonomi, lingkungan pada poin ke-duanya.

Meski begitu dalam turunan poin tersebut tidak ada rincian tentang kelanjutan industri otomotif. Rancangan itu lebih menekankan pada lingkungan yang hijau dan sehat serta menciptakan berbagai ruang publik.



"Sehingga bisa bikin kota taman kota indah banyak tamannya orang bisa hidup sehat udara bersih. Kita harapkan jadi kota menarik buat dihidupi," kata Sofyan saat ditemui di Kemenko Perekonomian.

Ibu kota negara yang baru rencananya akan dibangun di lahan seluas 3 ribu hektar. Secara keseluruhan, luas tanahnya mencapai 200-300 ribu hektar.

Simak Video "Wajah Ibu Kota Baru di Benak Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com