Jumat, 14 Jun 2019 07:30 WIB

Berita Populer: Trump Keberatan Pajak Harley, Harga Xpander Naik

Dina Rayanti - detikOto
Moge Harley-Davidson. Foto: Pradita Utama Moge Harley-Davidson. Foto: Pradita Utama
Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump keberatan motor gede (moge) asal Negeri Paman Sam itu dikenakan tarif impor sebesar 50 persen yang diterapkan di India. Menurut Trump kebijakan pajak itu tak adil karena AS tak pernah mengenakan tarif impor untuk sepeda motor yang dikirim dari negeri India.

Mitsubishi tercatat sudah enam kali menaikan harga Xpander sejak meluncur Agustus 2017. Kenaikan harga pun tak asal dilakukan Mitsubishi melainkan dipengaruhi berbagai faktor. Simak selengkapnya dalam rangkuman berita otomotif terpopuler berikut.

1. Harley-Davidson Kena Pajak 50 Persen, Trump Tidak Terima

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak menerima kebijakan tarif impor 50 persen yang diterapkan India untuk produk Harley-Davidson. Sebelumnya India menerapkan pajak 100 persen untuk motor produksi Harley, namun angka itu direvisi setelah Trump menghubungi Perdana Menteri India Narendra Modi.

Seperti dilansir dari Visordown, Trump merasa kebijakan tersebut tidak sesuai untuk Harley. Alasannya, karena AS tidak mengenakan biaya apa pun pada sepeda motor yang diimpor dari India.

Moge Harley-DavidsonMoge Harley-Davidson Foto: Pradita Utama


"Kami bukan negara bodoh yang melakukan hal buruk. Anda lihat India, adalah teman baik saya, Perdana Menteri (Narendra) Modi, Anda lihat apa yang telah mereka lakukan, pajak 100 persen untuk sepeda motor. Padahal kami tidak membebankan biaya apa pun kepada mereka," ujar Trump.

Harley-Davidson sendiri memang sedang mengincar pasar India yang lebih besar. Namun harus mengalami hambatan karena kalah saing dengan produk-produk motor buatan India seperti Hero dan Pulsar yang punya harga lebih terjangkau.

Trump mengatakan bahwa AS di bawah kepemimpinannya, tidak akan lagi dibodohi oleh India. Ia bahkan menyebut India sebagai 'raja tarif'.

"Kami (adalah) bank yang ingin dirampok semua orang. Dan itulah yang mereka (India) lakukan untuk waktu yang lama," pungkasnya.

2. Harga Mitsubishi Xpander Kok Naik Terus?

Usia Mitsubishi Xpander memang belum genap dua tahun. Namun selama 21 bulan kehadirannya di Tanah Air, Low MPV pendatang baru itu tercatat sudah enam kali mengalami kenaikan harga. Berdasarkan catatan yang dihimpun detikcom, kenaikan harga Xpander dimulai pada tahun 2018.

Terhitung Mitsubishi menaikkan harga Xpander empat kali pada tahun 2018. Memasuki 2019, harga Xpander kembali naik. Kenaikan harga mobil di awal tahun memang wajar mengingat penyesuaian dengan Bea Balik Nama (BBN). Belum sampai enam bulan, harga Xpander naik lagi tepatnya pada ajang IIMS 2019 yang digelar pada akhir April kemarin.

XpanderXpander Foto: Grandyoz Zafna


Kenaikannya merata, untuk model Xpander harganya melonjak Rp 4,2 juta.

"Betul memang ada kenaikan harga yang dikarenakan adanya kenaikan tarif BBN dari 10 persen menjadi 12,5 persen. Kenaikan harga pada produk Xpander mengalami kenaikan sebesar Rp 4,2 juta untuk semua varian," ujar Head of PR and CSR Department Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia Aditya Wardani ketika dikonfirmasi detikcom.

Harga Xpander termurah saat ini dibanderol Rp 210,3 juta sementara varian termahalnya menyentuh Rp 265,1 juta.

Mitsubishi tak hanya menaikkan harga Xpander. Model-model lain pun turut terkena dampak lonjakan harga akibat BBN naik. SUV Pajero Sport misalnya harganya merangkak naik hingga Rp 9 juta diikuti pick-up L300 sebesar Rp 6 juta.

"Kenaikan harga ini sudah dilakukan sejak ajang IIMS 2019," tutup wanita yang akrab disapa Adit.

3. Harga Xpander Loncat, Mitsubishi Pede Konsumen Gak Kabur

Mitsubishi tak ambil pusing dengan kenaikan harga Xpander. Meski kenaikan harga itu menjadikan Xpander sebagai Low MPV termahal di Tanah Air, Mitsubishi pun tak takut kehilangan konsumen.

Sebagai informasi, belum genap dua tahun usai peluncurannya pada Agustus 2017, hingga saat ini Mitsubishi terhitung telah enam kali menaikan harga Xpander.

Dari semula Xpander yang harganya tak sampai Rp 200 juta, kini varian termurah bisa detikers beli dengan harga Rp 210,3 juta.

"Dengan adanya kenaikan harga beberapa kali, Mitsubishi tidak takut kehilangan konsumen. Kami memiliki strategi tersendiri," ungkap Head of PR and CSR Department Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Aditya Wardani kepada detikcom.

Mitsubishi memang tak asal-asalan dalam menaikan harga Xpander. Ada beberapa faktor yang menyebabkan Low MPV penantang Avanza Cs itu terkerek naik meski usianya masih seumur jagung.

"Penentuan harga itu dipengaruhi oleh berbagai faktor bukan hanya dengan adanya penguatan rupiah saja tetapi banyak faktor lainnya yang mempengaruhi penentuan harga jual produk kami," sebut Adit.

Kenaikan harga tak hanya dialami oleh Xpander. Model lain Mitsubishi yang harganya ikutan naik adalah Pajero Sport dan pick-up L-300. Besar kenaikan pun bervariasi. Untuk Xpander, harga semua variannya naik 4,2 juta. Sedangkan Pajero Sport, kenaikan harganya mencapai Rp 9 juta, terakhir pick-up L-300 terkerek Rp 6 juta. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com