Sabtu, 25 Mei 2019 14:05 WIB

Biosolar Langka di Bengkulu, Ini Kata Pertamina

Ruly Kurniawan - detikOto
Foto: Achmad Dwi Afriyadi Foto: Achmad Dwi Afriyadi
Jakarta - Menjelang periode musim mudik lebaran, ketersediaan Biosolar masih memiliki kendala. Warga di kisaran Kecamatan Rawa Makmur, Bengkulu, Sumatera harus rela mengantre hingga setengah hari demi mendapatkan bahan bakar bersubsidi tersebut.

Mengenai hal ini, pihak Pertamina belum bisa menjelaskan secara pasti. Karena, sebagaimana dikatakan Rifky Rakhman Yusuf, Region Manager Communication & CSR Pertamina Sumbagsel kepada detikcom, hal tersebut diatur oleh Pemerintah Provinsi-nya.



"Kalau yang Premium dan Biosolar itu kan diatur oleh Pemprov-nya. Jadi memang hanya di beberapa SPBU saja yang terpilih untuk memasok bahan bakar tersebut. Hal itu terkait dengan arus lalu lintas dan sebagainya," kata dia lewat sambungan telepon di Jakarta.

"Tapi kalau untuk ketersediaan sih tidak masalah, hanya saja pembagiannya. Itu tergantung Pemprov," lanjut pria yang akrab disapa Bingky ini.

Di kesempatan sama dijelaskan juga bahwa BBM bersubsidi juga tengah dikurangi. Sehingga ada kemungkinan Pemerintah Pusat menekan Biosolar. "Di Sumatera memang dari Pemprov-nya yang memiliki obligation dan sepertinya memang Pemerintah Pusat ingin menekan subsidi kali ya. Karena kan kalau BBM bersubsidi itu memiliki pagu. Bisa saja mereka sedang aware dengan angka tersebut. Seperti hal-nya Premium di daerah Lampung," tutup Bingky.



Walau begitu, pihaknya tengah memperbaiki pasokan bahan bakar untuk kendaraan demi kelancaran musim mudik lebaran yang diperkirakan dimulai pada pekan depan. (ruk/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed