Selasa, 21 Mei 2019 07:18 WIB

Berita Populer: Motor Yamaha Valentino Rossi Keok di Trek Lurus

Dina Rayanti - detikOto
Valentino Rossi. Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images Valentino Rossi. Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
Jakarta - Valentino Rossi masih harus menerima kala ia gagal meraih podium dalam seri balapan kelima yang digelar di Sirkuit Le Mans Prancis. Meski merasa puas, Rossi membuka rahasia motornya tak sanggup menyaingi Ducati dan juga Honda. Simak selengkapnya dalam rangkuman berita otomotif terpopuler sepanjang Senin (21/5/2019) berikut.

1. Rossi Akui Motornya Loyo Saat Trek Lurus

Valentino Rossi
gagal masuk podium dalam seri MotoGP Prancis semalam. Kendati demikian, ia merasa puas dengan hasil tersebut meski hanya mampu finish di posisi lima.

"Kami memulai balapan dengan baik dan kecepatannya bagus. Bahkan, saya tiba di garis finish sangat dekat di belakang rival," ujar Rossi seperti dikutip dari Yamaha MotoGP, Senin (20/05/2019).

Dalam seri tersebut, Rossi terus menempel rombongan terdepan. Yamaha YZR-M1 yang ditungganginya tak mampu berkata banyak saat melahap trek lurus, apalagi harus bersaing dengan beberapa motor Ducati yang terus membuntuti Marc Marquez.


Rossi mengakui masalah motornya ini akibat kehilangan banyak akselerasi. Ia menyebut sudah semaksimal mungkin untuk masuk ke posisi empat, termasuk menggunakan teknik slip stream namun tak cukup untuk mengalahkan Ducati.

"Sayangnya kami kalah dalam hal akselerasi, dan karena itu sangat sulit untuk tetap berada di posisi terdepan, di luar tikungan mereka (pebalap Honda dan Ducati) sangat cepat," tambah Rossi.

"Ini adalah balapan yang sulit, untungnya saya mulai di depan, dan memulai start tidak terlalu buruk. Saya berupaya maksimal, tetapi saya tidak cukup cepat. Saya kehilangan terlalu banyak di trek lurus. Saya kehilangan terlalu banyak akselerasi di tikungan kecepatan rendah," ungkap Rossi seperti dikutip Crash.net, Senin (20/05/2019).

2. 'Sayap' Aerodinamis Yamaha, Sunat Kecepatan Motor Rossi?

Valentino Rossi mengeluhkan motor YZR-M1 tunggangannya tidak cukup mumpuni saat melintas di trek lurus. Hal ini ia ungkapkan usai finish di posisi kelima seri MotoGP Prancis, Le Mans.

"Ini adalah balapan yang sulit, untungnya saya mulai di depan, dan memulai start tidak terlalu buruk. Saya berupaya maksimal, tetapi saya tidak cukup cepat. Saya kehilangan terlalu banyak di trek lurus. Saya kehilangan terlalu banyak akselerasi di tikungan kecepatan rendah," ungkap Rossi seperti dikutip Crash.net, Senin (20/05/2019).

Lebih lanjut, pebalap berusia 40 tahun ini mengatakan motor Yamaha memang tidak cukup baik di dalam sirkuit. Kendati demikian, tahun ini lebih banyak hilangnya kecepatan.


"Dalam sejarah, sejak 2004 Yamaha tidak pernah fantastis di garis lurus. Tapi sepertinya tahun ini kita kehilangan sangat banyak," ujar Rossi.

"Kami berhasil meningkatkan umur ban. Motornya enak dikendarai, pun saat pengereman. Tapi sepertinya yang lain (rival) membuat peningkatan juga, terutama Honda. Sekarang perbedaannya sangat besar, periksa saja daftarnya (top speed) kami (Yamaha) sangat menderita," jelas Rossi.

Saat disinggung mengenai fairing aerodinamis Yamaha untuk menghindari gejala wheelie, dan mampu meningkatkan akselerasi. Rossi setuju akan hal tersebut, namun hal ini cukup berpengaruh dengan kecepatan top speed yang dicapai.

"Mengalami peningkatan kecil dalam hal akselerasi dan bagus untuk mencegah wheelie. Tetapi dalam kecepatan tertinggi kami kehilangan banyak, itu sulit, terutama saat dalam kompetisi,"pungkas Rossi. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com