Kamis, 02 Mei 2019 20:37 WIB

Mahasiswa Indonesia Juarai Lomba Irit BBM, Bisa 395 Km Per Liter

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Foto: (Andy Phe/Shell) Foto: (Andy Phe/Shell)
Sepang - Ada kabar gembira dari Sepang, Malaysia. Tim mahasiswa Indonesia berhasil menjuarai lomba irit BBM Shell Eco-marathon yang diikuti mahasiswa Asia. Mobil konsep buatan mahasiswa Indonesia membukukan angka konsumsi BBM di atas 300 km per liter.

ITS Team 2 (Sapuangin) dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjadi juara pertama untuk kategori UrbanConcept dengan bahan bakar mesin pembakaran dalam (Internal Combustion Engine) dengan rekor jarak tempuh 395 km/liter, disusul oleh 3 tim mahasiswa Indonesia lainnya di tempat kedua yaitu GARUDA UNY ECO TEAM dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), ITS Team 5 dari ITS, dan Nogogeni ITS Team 1 dari ITS, serta 2 tim mahasiswa Indonesia pada posisi ketiga yakni Sadewa dari Universitas Indonesia (UI) dan Bumi Siliwangi 4 dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Mobil UrbanConcept yang dibuat Tim ITS menjuarai lomba irit BBMMobil UrbanConcept nomor 501 yang dibuat Tim ITS menjuarai lomba irit BBM Foto: (Bazuki Muhammad/AP Images for Shell)


Berdasarkan hasil Shell Eco-marathon Asia tahun ini, 6 tim dari Indonesia untuk kategori UrbanConcept memiliki kualifikasi untuk mengikuti kompetisi Shell Eco-marathon Drivers' World Championship Qualifier.



Tim-tim yang berhasil lolos di kompetisi Drivers' World Championship Qualifier akan berkesempatan untuk mengikuti ajang Shell Eco-marathon Drivers' World Championship bersama dengan tim dari Amerika dan Eropa, yang akan diadakan di London, Inggris pada 5 Juli 2019 mendatang.

Kompetisi Shell Eco-marathon Asia yang ke-10 ini diikuti oleh lebih dari 100 tim mahasiswa dari 18 negara di Kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah, diantaranya 26 tim mahasiswa dari 20 universitas di Indonesia. Di ajang ini, masing-masing tim mahasiswa akan berkompetisi untuk menguji mobil mana yang mampu menempuh jarak paling jauh dengan menggunakan bahan bakar paling sedikit.

Sebanyak 26 tim mahasiswa Indonesia yang berkompetisi tahun ini bersaing dengan tim-tim mahasiswa lainnya dari berbagai negara untuk dua kategori:

- Prototype - Kendaraan futuristik yang bertujuan untuk memaksimalkan efisiensi sumber energi dengan elemen desain yang inovatif.
- UrbanConcept - Desain kendaraan konvensional roda empat yang hemat energi, sesuai dengan kebutuhan nyata transportasi di perkotaan.

Di tahun ini, 21 tim mahasiswa Indonesia berpartisipasi dalam kategori UrbanConcept sementara 5 tim lainnya berkompetisi di kategori Prototype. Mobil-mobil yang dilombakan harus melewati 12 titik inspeksi teknis terlebih dahulu sebelum dapat turun ke lintasan untuk melihat seberapa jauh mereka dapat melaju dengan menggunakan bahan bakar dalam jumlah paling sedikit. (ddn/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com