Sabtu, 16 Mar 2019 13:03 WIB

Titik Kemacetan Jalur Mudik Diprediksi Tak Seperti Tahun Lalu

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Kurang dari tiga bulan lagi musim mudik akan kembali tiba. Sejumlah infrastruktur seperti ruas jalan bebas hambatan sudah rampung dibangun, seperti Tol Trans Jawa dan sebagian Tol Sumatera (ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar-Palembang) sudah terhubung.

Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mengatakan atas pembangunan jalan tersebut, sejumlah titik kemacetan berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.



"Mudik lebaran tahun ini agak bisa lebih nyaman bagi pemerintah. Tidak seperti musim mudik sebelumnya, kemacetan lalu lintas menghantui di gerbang tol dan pantura," ungkap Djoko melalui pesan singkat, Jumat (15/03/2019).

Ia melanjutkan ketersendatan lalu lintas saat mudik tiba terjadi gerbang tol sejak tiga tahun terakhir karena pembangunan tol belum selesai.

"Tetapi tahun ini akan terjadi ketersendatan di ruas tol terutama di dekat rest area. Rest area yang disediakan di sepanjang jalan tol tidak akan sanggup menampung semua pengguna tol untuk beristirahat," terang Djoko.

Pun demikian, Tol layang Jakarta - Cikampek belum rampung dibangun. "Sekalipun fungsional dan tidak perlu dipaksa beroperasi. Pertimbangan keselamatan harus diperhitungkan," kata Djoko.

"Ketersendatan lalu lintas masih terjadi di ruas tol Jakarta-Cikampek akibat belum selesai tuntas Tol Layang Jakarta-Cikampek," ungkapnya.

Pemudik tidak hanya berasal dari wilayah Jabodetabek saja, dari luar pulau pun juga patut menjadi perhatian.

"Pemudik dari Kalimantan dan Sulawesi ke Jawa beralih ke kapal. Harga tiket pesawat udara yang mahal menyebabkan pilihan pada kapal laut untuk mudik. Pelabuhan Tanjung Emas (Semarang) dan Tanjung Perak (Surabaya) akan semakin ramai," tulis Djoko.

Oleh karenanya, pemerintah dihimbau untuk menempatkan dan menambah bus-bus gratis juga di pelabuhan Tanjung Emas dan Tanjung Perak. Angkutan yang disediakan nantinya menuju ke sejumlah kabupaten di Jateng dan Jatim.



"Pemda Jateng dan Jatim mulai sekarang harus mengantisipasi itu. Jangan sampai pemudik mendapatkan angkutan pelat hitam dengan tarif tak terhingga," ungkap Djoko

"Kemacetan lalu lintas selama mudik akan beralih ke jalan jalan di Jateng dan Jatim," pungkas Djoko. (riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed