Kamis, 07 Feb 2019 10:55 WIB

Pertamini Makin Marak, Pertamina Bisa Rugi

Luthfi Anshori - detikOto
Salah stau gerai Pertamini. Foto: Dewi Rachmat Kusuma Salah stau gerai Pertamini. Foto: Dewi Rachmat Kusuma
Jakarta - Beberapa tahun ke belakang, kehadiran Pertamini sempat bikin heboh dunia bisnis di Indonesia. Pasalnya, outlet penjual bensin eceran tersebut memakai atribut ala SPBU resmi Pertamina. Paling mencolok adalah penggunaan warna merah putih yang jadi ciri khas Pertamina.

Saat ini pun, Pertamini masih cukup banyak ditemui di pinggir jalan. Dengan nama brand yang mirip-mirip, dan penggunaan warna merah putih di setiap outletnya, hal ini diakui Pertamina bakal menimbulkan kerugian.


Pertamini berjualan lebih rapi ala SPBU Pertamina. Ada selang laiknya mengisi di SPBU pada umumnya, berbeda dengan pedagang bensin eceran yang menggunakan botol kaca.

"Akibatnya, terjadi kerancuan. Kios pengecer BBM pinggir jalan dianggap milik Pertamina. Padahal sesungguhnya bukan lembaga penyalur resmi Pertamina," ujar Media Communication Manager PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita, kepada detikOto, Rabu (6/2/2019).

Menurut Arya, jika sesuatu hal terjadi pada Pertamini, maka pihak yang paling dirugikan adalah Pertamina. Karena banyak orang yang mengasosiasikan Pertamini sebagai bagian Pertamina.


Sementara dari sisi konsumen, jika membeli bensin di gerai Pertamini, maka sudah pasti tidak dijamin oleh Pertamina.

"Kami sarankan untuk membeli BBM di lembaga penyalur resmi Pertamina, bukan pengecer. Karena tidak ada jaminan kualitas, kuantitas dan HSSE di pengecer," pungkas Arya. (lua/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed