Jumat, 21 Des 2018 10:23 WIB

Pengendara Nakal Seringkali Jadi Biang Kerok SPBU Terbakar

Ibnu Munsir - detikOto
Pick-up terbakar di SPBU. Foto: Ibnu Munsir Pick-up terbakar di SPBU. Foto: Ibnu Munsir
Jakarta - Kebakaran SPBU di Jalan Abdullah Daeng Sirua Makassar masih dalam tahap penyelidikan polisi. PT Pertamina memastikan jika kebakaran kerap terjadi akibat kesalahan dari konsumen.

Hal ini disampaikan General Manager Pertamina MOR VII, Werry Prayogi di Jalan Garuda Makassar.


Menurutnya jika penyebab kebakaran di pengisian bahan bakar minyak disebabkan oleh kesalah konsumen. Kesalahan itu terjadi saat sedang dalam atau sebelum pengisian bahan bakar minyak.

"Kebakaran datang dari konsumen yang tak tertib, matikan mesin dia tidak matikan, mana operator namanya jualan ini ngga benar, sering motor kadang busi terbuka," kata Werry, Kamis (20/12/2018).

Werry menyebut jika wilayah pengisian bahan bakar minyak atau SPBU merupakan wilayah yang steril dari apapun yang dapat memicu api hingga mengakibatkan kebakaran.

"Sementara wilayah sekitar dispenser bahaya dan harus steril dari hal seperti itu," jelasnya.

Ia pun memastikan jika penyebab kebakaran di SPBU disebabkan oleh pengendara motor atau mobil. Ia bahkan menyebut hampir 60 persen kebakaran akibat kesalahan konsumen.


"Kebakaran 60 persen datang dari konsumen yang tak tertib," paparnya.

Werry juga meminta masyarakat yang akan melakukan pengisian bahanbakarminyat untuk tertib dan dan mematuhi aturandiSPBU.



Simak juga video 'SPBU di Makassar Terbakar, Seorang Warga Terluka':

[Gambas:Video 20detik]

Pengendara Nakal Seringkali Jadi Biang Kerok SPBU Terbakar
(dry/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com