Kamis, 29 Nov 2018 17:11 WIB

PKS Hapus Pajak Motor karena Selama Ini Hanya Untungkan Orang Kaya

M Luthfi Andika - detikOto
Pembayaran pajak oleh seorang warga DKI Jakarta (Foto: Agung Pambudhy) Pembayaran pajak oleh seorang warga DKI Jakarta (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berjanji jika menang pemilu 2019, maka akan menghapuskan pajak motor dan membuat SIM berlaku seumur hidup. Hal ini melahirkan pro dan kontra, di masyarakat.



Namun ada alasan lain yang menjadi alasan mengapa PKS ingin menghapuskan pajak kendaraan dan memberlakukan SIM seumur hidup.

"Pajak motor ini masuk provinsi, kalau dihapuskan pajak Pemda jadi berkurang? Itu hanya 6-8 persen (kontribusi pajak motor)," kata juru bicara PKS, Pipin Sopian, di acara Diskusi Publik Kontroversial Penghapusan Pajak Sepeda Motor dan Pemberlakuan SIM Seumur Hidup, di Jakarta.



Untuk bisa mengisi kekosongan akibat hilangnya pajak motor, PKS sudah menyiapkan penggantian anggarannya. "Kami akan melakukan restrukturisasi atau mengganti pajak kendaraan bermotor yang dikompensasi dari APBD (Anggaran Pedapatan dan Belanja Daerah). Atau menaikkan kendaraan pajak yang mewah, mobil, atau kapal pesiar atau itu yang kita tekankan," katanya.

"Karena pajak yang ada saat ini lebih menguntungkan orang-orang kaya saja," tambahnya. (lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed