Sabtu, 24 Nov 2018 07:10 WIB

Bukan Merek Jepang, Mobil Ini Kurang Dilirik Orang Indonesia

Dina Rayanti - detikOto
Logo Toyota. Foto: Reuters Logo Toyota. Foto: Reuters
Jakarta - Mobil-mobil merek Jepang memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia. Tak heran kalau penjualan mobil merek Jepang cukup mendominasi di Tanah Air.

Mobil yang diluncurkan para pabrikan Jepang ini pun jenisnya bermacam-macam. Mulai dari MPV, SUV, LCGC, City car, dan sederet model lain.


Namun yang paling diminati adalah jenis MPV. Mobil MPV juga cukup identik dengan masyarakat Indonesia yang saat membeli mobil masih berorientasi pada keluarga.

Hal itu membuat para produsen mobil mencoba peruntungannya dengan menawarkan model MPVnya di Indonesia. Beberapa ada yang beruntung karena model mobil tersebut masih dijual hingga saat ini. Tetapi ada juga yang bernasib kurang mujur karena sulit bersaing.

Kebanyakan yang bernasib kurang beruntung ini datang dari produsen mobil non-Jepang. Seperti terlihat dalam data distribusi wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia.

Segmen MPV dan Low MPV kebanyakan bermerek Jepang. Sebut saja dalam segmen MPV Toyota Kijang Innova, Honda Freed, Nissan Grand Livina, juga Isuzu Panther masih bisa bertahan. Tetapi tidak dengan Hyundai Trajet, Ford Focus, Chevrolet Zafira dan Estate, Chery Eastar, Proton Exora, hingga Kia Carnival yang kurang dilirik masyarakat Indonesia.

Mengambil contoh Innova melakukan debut perdananya tahun 2004 masih bertahan hingga sekarang. Begitu pula Isuzu Panther. Sudah ada sejak tahun 2001 masyarakat Indonesia masih berminat untuk meminangnya hingga saat ini.


Sedangkan Kia Carnival yang dalam data Gaikindo sudah ada tahun 2001, tahun 2009 sudah tak beredar lagi. Nasib Carnival mirip-mirip dengan Chevrolet Zafira dan Estate. Tahun 2001 sudah dijual, Chevrolet tak lagi menjual keduanya pada 2010.

Begitu pula di segmen Low MPV. Tercatat ada satu mobil merek non-Jepang di tengah persaingan Avanza Cs. Mobil itu adalah Chevrolet Spin. Pertama kali dikenalkan tahun 2013, Spin tak lagi dijual di Indonesia pada tahun 2017.

Membandingkan LMPV terlaris Avanza yang sejak tahun 2003 diluncurkan masih bertahan dengan catatan penjualan tinggi hingga saat ini.



Saksikan juga video 'Wah! Ternyata Avanza Bisa Buat Berkemah':

[Gambas:Video 20detik]


Bukan Merek Jepang, Mobil Ini Kurang Dilirik Orang Indonesia
(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com