Jumat, 24 Agu 2018 07:35 WIB

Keren! Truk Hino Disulap Jadi Mobil Mesjid untuk Olimpiade 2020

Ruly Kurniawan - detikOto
Ilustrasi: Maskot Olimpiade Miraitowa dan Someity Foto: Reuters Ilustrasi: Maskot Olimpiade Miraitowa dan Someity Foto: Reuters
Jakarta -

[Gambas:Youtube]

Jepang terus berbenah menjelang pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020. Berbagai fasilitas pun disiapkan termasuk mesjid mobil untuk mempermudah pengunjung dan atlet muslim untuk beribadah.

Perusahaan yang berbasis di Tokyo, Yasu Project memperkenalkan masjid berjalan (Mobile Masjid Project). Berbasis truk Hino, direncanakan bakal ada 10 unit yang disediakan dalam ajang olahraga tersebut.
Dalam wawancara dengan media Indonesia di Jakarta, Yasuharu Inoue, Kepala Panitia Pelaksana Proyek Masjid Berjalan & CEO Yasu Project Co., Ltd mengatakan, fasilitas tersebut sengaja disediakan untuk membantu umat islam dalam menunaikan ibadahnya. Sebab, masjid di Jepang sangat jarang.

"Setelah diumumkan bahwa ajang Olimpiade dan Paralimpic 2020 akan diselenggarakan di Jepang kami berupaya menyediakan sesuatu demi menunjang kelancaran acara. Memegang teguh 'omotenashi' yang berarti ramah-tamah, kami sediakan masjid berjalan," katanya.

Inoue mengungkapkan, butuh 4 tahun untuk menyulap truk Hino menjadi masjid berjalan dengan luas total 48 meter persegi. Semuanya dibuat di Jepang mulai dari teknologi sampai penyelesaiannya. "Truk ini beratnya 25 ton dan luas sekali, besarnya kita tambah. Sehingga mampu menampung 50 orang sekaligus," katanya.



Di dalam bak yang besar itu, truk menyediakan karpet sebagai alat salat, AC, kompas, tempat wudhu, sampai mineral crystal sebagai penyejuk ruangannya. Truk juga bisa terbuka menjadi masjid hanya dalam waktu 5 menit setelah tombol perintah dipencet.

Mesjid mobil buatan Yasu ProjectMesjid mobil buatan Yasu Project Foto: Yasu Project


"Teknologi ini adalah pertama di Jepang. Sejauh ini belum ada truk yang punya hal serupa. Waktu menyiapkan masjid perjalan ketika truk diam juga sangat singkat yakni 5 menit," ujarnya.

Tidak hanya bisa dijadikan masjid, truk berkelir putih bongsor tersebut dikatakan bisa menjadi restoran halal dan sebagainya. "Selain jadi tempat salat, truk bisa jadi apapun. Multifungsi," kata Inoue.
Bagian belakang untuk mengambil air wuduBagian belakang untuk mengambil air wudu Foto: Yasu Project

Di Jepang, masjid berjalan ini dihargai sampai Rp 14 miliar. Pihak Inoue berencana menggelontorkan investasi untuk masjid berjalan tersebut di Indonesia.

[Gambas:Youtube]




Tonton juga 'Keren! Jepang Sulap Truk Jadi Masjid Berjalan':

[Gambas:Video 20detik]

(ruk/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com