Menjawab hal tersebut, pihak penyedia jualan online seperti Bukalapak memiliki jawabannya. Seperti yang disampaikan Corporate Communication Manager Bukalapak, Evi Andarini kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Evi pun menjelaskan, soal harga yang lebih mahal tidaklah terlalu benar. Dinilainya harga yang terlalu mahal itu karena masyarakat Indonesia masih belum terlalu terbiasa saja.
"Sebenarnya keluhan utama untuk big item purchases, seperti mobil ataupun motor, adalah habit konsumen yang belum sepenuhnya terbiasa untuk membelinya langsung secara online," ujarnya. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun