Kamis, 26 Jul 2018 09:10 WIB

Sekilas Jadi Penumpang Bajaj Maskot Asian Games 2018

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Kaka, bajaj Asian Games (Foto: Khairul Imam Ghozali) Kaka, bajaj Asian Games (Foto: Khairul Imam Ghozali)
Jakarta - Perusahaan Gas Negara (PGN) menyiapkan 20 unit bajaj unik dengan desain ala maskot Asian Games 2018. Nah, detikOto pun sempat jadi penumpang bajaj.

Tapi jangan salah Otolovers, detikOto bukan menyetir bajaj tersebut, melainkan hanya jadi penumpangnya. Adalah Mulyono, sopir Bajaj Maskot Asian Games 2018 yang mempersilahkan detikOto naik sebagai penumpang.


Perjalanan dimulai dari Jl. H. Agus Salim, Jakarta pusat, persis di seberang Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan Mobile Refueling Unit (MRU) PGN Monas, Jakarta Pusat, atau lebih tepatnya lagi disamping Kantor Kementerian BUMN, memutari Jl. Medan Merdeka.

Saat Mulyono tancap gas, mula-mula detikOto memperhatikan bagian dalam Bajaj. Seperti Bajaj pada umumnya, Bajaj Maskot Asian Games 2018 ini bisa menampung maksimal 3 penumpang.

"Harusnya dua mas, tapi kalau sama anak-anak bisa tiga orang," kata Mulyono.

Namun tampilan interior Bajaj tampak masih kurang bagus, ada robek di kursi penumpang juga di kursi sopir. Selain itu karat juga terlihat beberapa bagian interior.

"Tapi sih kayanya bakal dirapikan mas nanti," ucap Mulyono.

Meski begitu, kenyamanan selama perjalanan yang dirasakan detikOto dapat mengalihkan tampilan dalam Bajaj yang kurang apik. Rasanya nyaman banget, getarannya hampir tidak terasa, kuping pun tidak pengang karena suara Bajaj berbahan bakar gas ini tidak seperti yang berbahan bakar minyak.



Usai berkeliling, detikOto memerhatikan bagian luar Bajaj, sangat unik, bagian depan Bajaj ada tanduk serta kedua matanya, sedangkan bagian belakang ada buntut pendek, seperti Badak Jawa. Selain itu, kelir abu-abu dicampur aksen seperti batik juga menambah daya tarik dan keunikan Bajaj tersebut.

Ada ekornya juga Ada ekornya juga Foto: Khairul Imam Ghozali


"Namanya Kaka, Badak dari Ujung Kulon, salah satu maskot Asian Games nanti. Kalau yang Bhin-Bhin kuning, Atung cokelat," sebut Mulyono.

Sayangnya detikOto hanya menemukan Bajaj Abu-Abu, si Kaka, Badak dari Jawa, yang lainnya sepertinya tengah berada di tempat lain. Ketiga maskot Asian Games mewakili tiga hewan khas di Indonesia. Bhin-bhin si burung Cendrawasih dari bagian Timur Indonesia, Atung, si Rusa Bawean yang mewakili bagian Tengah Indonesia, serta Kaka si Badak Jawa yang mewakili Indonesia bagian Barat.


Cek video Bajaj Gas yang bertema Asian Games 2018

[Gambas:Video 20detik]

(khi/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed