Rabu, 11 Jul 2018 07:37 WIB

PLN Disarankan Buat Anak Usaha Khusus Kendaraan Listrik

Akfa Nasrulhak - detikOto
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Kendaraan listrik masih terus digodok pemerintah. Selain membutuhkan riset yang mendalam seperti dalam hal baterai dan sebagian komponen utama, penyediaan energi listrik pun menjadi hal yang tak kalah penting bahkan itu menjadi darah kendaraan tersebut.

Maka di situ ada peran PT PLN (Persero) yang menyiapkan pasokan energi untuk mobil listrik. Pengamat ekonomi Faisal Basri mengataka, ke depan BUMN kelistrikan itu perlu membuat anak usaha baru yang bertindak khusus untuk menyediakan pasokan energi bersih ke kendaraan listrik. Karena saat ini sebagian besar energi listrik yang dihasilkan dari batu bara, yang artinya asupan listriknya kotor.

"Jadi nanti PLN harus buat anak usaha yang menghasilkan listrik yang bersih, jadi pakai solar chargenya itu, mudah-mudahan bisa. Dan ini yang kita hadapi, kita sudah komitmen di Paris sehingga kita harus konsisten," ujar Faisal di Jakarta.



Oleh karena itu, Faisal melihat bahwa mobil listrik ini sebagai produk manufaktur, tetapi tidak bisa dilihat industri konvensional. Dan ini menjadi kesempatan untuk menjadi new economy sebagai payungnya. Faisal juga mengungkapkan untuk mewujudkan hal tersebut mesti ada peran Presiden sebagai konduktor langsung.

"Konduktornya harus Presiden, enggak bisa Menperin, juga bukan Pak Jonan (Menteri ESDM) mengurusin industri mobil karena konduktor tidak berperan. KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) juga ngurusin mobil listrik karena konduktor tidak bekerja," ujarnya. (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed