Selasa, 26 Jun 2018 10:53 WIB

Tak Mau Asal Ekspor, Bus Buatan Ungaran Siapkan Purnajual

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Pabrik karoseri Laksana di Ungaran, Jawa Tengah (Foto: Khairul Imam Ghozali) Pabrik karoseri Laksana di Ungaran, Jawa Tengah (Foto: Khairul Imam Ghozali)
Jakarta - Perusahaan karoseri yang berbasis di Ungaran, Jawa Tengah, Laksana akan mengekspor bus ke Bangladesh. Kini, Laksana sedang sibuk mempersiapkan segala hal sebelum mengekspor bus ke negara itu.

Menurut Technical Head Manager Karoseri Laksana, Stefan Arman, prototipe bus yang akan diekspor ke Bangladesh sedang dipersiapkan. Prototipe itu disiapkan dengan menyesuaikan regulasi di negara tujuan.

Tak cuma produk berupa bus, Laksana juga akan menyiapkan layanan purnajual di Bangladesh. Stefan mengatakan, pihaknya tak ingin hanya mengekspor bus tanpa mementingkan layanan purnajual.



"Purnajual juga harus kita siapkan. Kita tidak ingin hanya mengekspor saja tapi nanti malah timbul masalah yang tidak bisa diselesaikan. Makanya diperlukan layanan purnajual," kata Stefan kepada detikOto melalui sambungan telepon, Senin (25/6/2018) malam.

"Jadi ini tidak mudah untuk mengekspor ke sana. Harus dipersiapkan segala halnya, termasuk purnajual," sambungnya.

Soal purnajual, Stefan belum bisa memastikan apakah menyiapkan layanan purnajual sendiri atau bekerja sama dengan perusahaan lokal. Mungkin saja purnajual bus Laksana di Bangladesh akan menggandeng perusahaan lokal seperti yang sudah dilakukan Laksana di Fiji.



"Di Fiji untuk purnajual kita kerja sama dengan perusahaan lokal di sana," sebut Stefan.

Sekadar diketahui, sebelum mengekspor bus ke Bangladesh, Laksana sudah mengekspor bus ke Fiji. Perusahaan karoseri asal Ungaran itu sudah mengekspor 200 unit bus ke Fiji. Dan Laksana juga menggandeng perusahaan lokal untuk layanan purnajualnya di Fiji. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed