Jumat, 22 Jun 2018 11:10 WIB

Meski Kagok, SPBU Self Service Gampang Dimengerti

Ruly Kurniawan - detikOto
SPBU Self Service di Jalan MT Haryono Jakarta (Foto: Ruly Kurniawan) SPBU Self Service di Jalan MT Haryono Jakarta (Foto: Ruly Kurniawan)
Jakarta - Beberapa pengendara motor yang menikmati layanan metode pelayanan mandiri atau dikenal dengan self service di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) PT Pertamina (Persero) mengaku masih kagok mengisi bensin sendiri. Soalnya, bahan bakar terkait dinilai cukup rentan.

Namun, berkat petugas yang masih berjaga dan berlaku sebagai kasir layanan self service terbilang mudah untuk dimengerti. Seperti itulah tanggapan salah satu pengendara sepeda motor kepada detikOto setelah mencoba SPBU self service di Jalan MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan.

"Awalnya memang kagok sih. Karena kan kita yang memegang nozzle langsung dan bahan bakar itu rentan juga. Tapi kalau sudah terbiasa saya rasa tidak ada masalah, ada petugasnya juga kalau bingung. Tidak dilepas sama sekali," kata Fitri di SPBU MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan.



Pengendara lainnya, Suprianto juga mengalami hal yang sama ketika pertama kali mencoba layanan self service. Dirinya mengaku cukup bingung cara kerja tangki bahan bakar.

"Saya sih sekarang sudah cukup sering isi bensin di sini, jadi sudah terbiasa. Awal-awal mah bingung ya pasti, saya saja kalau tidak dikasih tahu oleh petugasnya mungkin tidak jalan-jalan itu meteran bensinnya. Karena saya tidak tahu bahwa nozzle-nya harus dipencet kalau sudah masuk ke tangki motor," katanya sembari tertawa.

"Tapi sekarang sudah tidak kagok dan bingung. Karena kalau ada apa-apa tinggal tanya saja semisal kita kebagian pom (dispenser) yang mana. Kalau sudah tahu ya tinggal tuang saja, tidak masalah," lanjut Suprianto.

PT Pertamina (Persero) tengah mendorong pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) mandiri tanpa bantuan petugas SPBU atau dikenal dengan self service. Salah satu SPBU yang menyelenggarakan self service berada di Jalan MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan.


Para pengendara, seperti sepeda motor yang ingin menikmati layanan tersebut harus antre di jalur khusus yang telah disediakan. Di jalur antrean sepeda motor itu juga telah siap seorang petugas SPBU yang bertugas sebagai kasir dan akan menunjukkan dispenser mana yang digunakan.


Setelah tiba giliran untuk mengisi, pengendara cukup menyebut jenis BBM dan berapa biaya yang ingin dibayar. Misalnya, mengisi pertamax seharga Rp 25.000. Kemudian, setelah membayar, petugas kasir akan menunjuk dispenser yang bisa digunakan.


Kemudian, pengendara menuju dispenser yang telah ditentukan dan langsung mengangkat dan mengarahkan ujung nozzle ke tangki motor. Bagi yang belum terbiasa dengan layanan self service memang akan merasa khawatir saat memegang nozzle karena ada guncangan saat bensin mengalir. Namun, pengendara tidak perlu khawatir selama ujung nozzle berada di dalam tangki saat proses pengisian.


Bensin akan berhenti mengalir setelah di layar dispenser tertera biaya dan jumlah bensin yang diminta dan sudah dibayar. (ruk/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed