Sabtu, 02 Jun 2018 07:59 WIB

Setelah Ban dari Lakban, Kini Ada Lagi Ban dari Karet Gelang

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Ban dari Karet gelang Foto: Pool (Youtube) Ban dari Karet gelang Foto: Pool (Youtube)
Jakarta - Kawanan mekanik ini tak kehabisan akal untuk membuat sesuatu yang nyeleneh. Sebelumnya, mereka membuat ban dari lakban, kini mereka menciptakan kreasi di luar nalar lagi, yaitu ban dari karet gelang.

Seperti diketahui, ban merupakan perangkat penting dalam kendaraan. Sebab, komponen itulah yang menapak langsung ke aspal. Tapi, kawanan mekanik yang ada di video YouTube Life OD ini ingin membuat sesuatu yang berbeda.

Setelah lakban, ban dari karet gelang menjadi percobaan berikutnya. Karet gelang yang dibeli di toko swalayan kemudian disambung-sambungkan hingga menjadi rantai yang panjang.

Rantai karet gelang itu digulung ke pelek yang dilepas ban aslinya. Terlihat dalam video, mereka susah payah memasang karet gelang ke pelek. Bahkan sampai berhari-hari memasang karet gelang ke pelek.

Percobaan pertama gagal lantaran ukuran pelek tidak sesuai. Mereka pun mencari pelek yang lebih kecil. Karet gelang yang sudah terpasang dipindahkan ke pelek yang lebih kecil.

Setelah selesai, mereka mencoba menjalankan mobil dengan ban karet gelang. Awalnya memang ban karet gelang itu tidak hancur saat dibawa jalan.

"Saya merasa nyaman saat ini," kata pengemudinya.

Namun, ketika dibawa ngebut, terlihat karet gelang ada yang putus dan terlepas dari pelek. Pengemudi pun mencoba melakukan burn out dengan ban karet gelang. Tapi hasilnya, karet gelang itu putus dan terlepas.

"Kesimpulannya, ya, Anda bisa membuat ban dari karet gelang. Tapi, ini tidak bekerja lebih baik dari ban lakban. Saya tidak merekomendasikannya," kata salah seorang pria di video.

Sebaiknya Otolovers jangan pernah meniru tindakan ini. Ban karet gelang ini bakal membahayakan pengendaranya atau orang lain. Ban dari lakban saja tidak direkomendasikan apalagi ban dari karet gelang.

[Gambas:Youtube]

(rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed