Selasa, 01 Mei 2018 15:57 WIB

Karyawan Toyota Ikut Teriak di Hari Buruh Sedunia?

Ruly Kurniawan - detikOto
Karyawan Toyota Indonesia Foto: Ruly Kurniawan Karyawan Toyota Indonesia Foto: Ruly Kurniawan
Jakarta - Dari sekian banyak pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang meramaikan Hari Buruh se-Dunia atau May Day di Jakarta, ada satu kelompok kecil yang juga menunjukkan taringnya. Mereka adalah beberapa buruh yang bekerja untuk Toyota Indonesia.

Memegang papan bertuliskan 'Jepang-Toyota Kembali Menjajah Indonesia', mereka berjalan dan bersuara dengan lantang. Tidak kalah dengan rombongan aksi berukuran besar.

Baca: Buruh Ikut Demo Sambil Tunggangi Honda CBR dan Yamaha NMAX

"Kami semua yang ada disini buruh di Toyota, mas," ujar salah satu anggota aksi saat berbincang bersama detikOto di Jakarta, Selasa (1/5/2018).

Sesuai dengan warna pada bajunya, merah dan hitam, mereka membawa aspirasi yang terbilang lantang. Yaitu menolak sistem outsorching dan pemberdayaan tenaga asing secara besar-besaran di TAM. Sistem gaji pun tak luput dikritisi.

Baca: Bermotor, Ribuan Karyawan Honda Ramaikan Hari Buruh

"Ada beberapa hal yang kita bawa, paling penting adalah perubahan PP 78 tahun 2015. Yakni, gaji sebagian buruh seperti kami banyak yang macet. Apalagi kalau lembur. Belum lagi tidak sesuai (kecil)," kata pria jangkung tersebut.

"Kami juga mengkritisi tentang tenaga asing yang dibawa oleh Toyota. Mereka banyak yang langsung tetap, tapi kami tetap saja terus-terusan outsorching statusnya. Mana keadilannya?," tambah temannya.

Kini, katanya rombongan sedang bergerak ke area GBK Senayan dan gedung DPR. "Saya harap setelah ini kondisi kita membaik. Tidak lagi dijajah oleh Jepang," tutupnya.


Tonton juga video tentang "Massa Buruh Akan Long March ke Istana" (ruk/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed