Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Minggu 18 Maret 2018, 10:09 WIB

Keluhan Adanya Polisi yang Disebut Ganggu Konsentrasi Dibalas Lucu

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Keluhan Adanya Polisi yang Disebut Ganggu Konsentrasi Dibalas Lucu Foto: Instagram/Satlantas Aceh Besar
Jakarta - Belum lama ini kembali ramai bahasan aturan soal menyetir harus konsentrasi penuh. Menanggapi ramainya aturan tersebut, seorang blogger bernama Agus Mulyadi melalui akun twitter @AgusMagelangan mencuit hal yang berkaitan dengan konsentrasi berkendara.

"Kata pak polisi, merujuk pada UU nomor 22 Th 2009 tentang LLAJ, apa saja yg bisa mengganggu konsentrasi saat menyetir umumnya dilarang. Ini menjadi lucu, sebab, bagi banyak orang, hal yg paling mengganggu konsentrasi saat menyetir justru adalah keberadaan polisi itu sendiri," cuit Agus Mulyadi di akun twwitternya 6 Maret lalu.



Cuitan tersebut dibalas oleh akun instagram Satlantas Aceh Besar. Akun instagram itu menghubung-hubungkan cuitan Agus Mulyadi dengan ijab qabul di depan penghulu yang harus lancar tanpa grogi.

"Menurut peraturan menteri Agama No. 11 tahun 2007 di perkuat dengan permenpan No. 62 tahun 2005 , kata penghulu untuk dicatat dalam perkawinan, ijab qabul harus diucapkan dengan lancar, tegas dan jelas dihadapan wali dan saksi. Ini menjadi lucu, sebab bagi kebanyakan orang, hal yang paling membuat grogi dan gemetar saat ijab qabul justru adalah keberadaan penghulu, wali, dan saksi itu sendiri," tulis instagram Satlantas Aceh Besar.



Hal ini dikomentari berbagai tanggapan warganet. Mereka menilai, kalau pengendara taat aturan kenapa harus gemetaran menghadapi polisi?

"masuuuk pak pol @satlantasacehbesar . Kalo gak ngelanggar gak bakal gemeteran," tulis @rodhiamujahidin.

"Mngkin yg dimksud Si Agus itu Polisi Tidur x,mkany mngganggu kbrdaaan si pngndara," komentar @kucingdapur82. (rgr/khi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed