Menanggapi hal tersebut Direktur Utama PT TransJakarta, Budi Kaliwon, mengatakan tidak tahu tentang Maxvel. Yang jelas untuk saat ini TransJakarta belum ke arah bus listrik.
Baca juga: Maxvel, Bus Listrik Buatan Anak Bangsa |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, untuk unit busnya sendiri tidak sulit beralih menjadi penggerak listrik. Yang jadi masalah ialah infrastrukturnya.
Untuk itu, lanjut Budi mengatakan, dirinya belum tahu dan belum bisa memastikan kapan ada bus listrik TransJakarta.
"Kembali lagi ngomongin listrik bukan beli bus tapi jaringannya, jadi saya nggak tahu kapan (bus listrik TransJakarta) tergantung jaringan listriknya, bukan jaringan busnya," tutur Budi.
Baca juga: Maxvel, Bus Listrik Pertama Rakitan Lokal |
"Saya belum bisa bilang kapan karena belum tahu jaringan kapan, kita minat tapi kalau jaringannya ada," tutupnya. (khi/rgr)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua