Secara detail, sebanyak 20.502 unit medium truck dan light truck Isuzu sudah dikirim ke warga Indonesia (2016 hanya 16.315 unit). Isuzu GIGA (medium truck) naik sebesar 75 persen dan Isuzu Elf (light truck) mencapai pertumbuhan hingga 30 persen.
Tidak puas, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) tetap optimistis di tahun 2018 ini meski dikenal akan ada agenda politik besar. Bukan main, mereka menargetkan pertumbuhan penjualannya mencapai lebih dari 25 persen dibanding tahun 2017.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lalu ekonomi global juga bertumbuh, salah satunya ekonomi China yang growth sampai 7 persen. Maka permintaan batu bara juga akan meningkat dan ini akan merambah ke yang lain. Logistik juga makin baik dan tinggi, kebutuhan truk akan tinggi pula. Tahun pemilu jumlah uang beredar juga akan bertambah," tambahnya.
"Selama situasi politik tidak sampai riot dan terjadi hal yang besar dan signifikan kita yakin pertumbuhannya lebih dari 25 persen," kata Ernando lagi.
Hingga penghujung 2017, beberapa mobil besutan Isuzu kembali segar. Misalkan D-Max yang naik dari 1.247 unit jadi 1.291 unit, dan mu-X dari 569 unit ke 712 unit. Namun Panther mengalami penurunan penjualan dari 1.311 pada 2016 menjadi 1.147 di 2017. (ruk/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka