Kehadiran anggota Patroli dan Pengawalan (Patwal) yang ditunjuk sebagai Pengawal Khusus (Walsus) para pejabat negara memang cukup krusial. Tugas Patwal sangat membantu menghantarkan pejabat dari satu tempat acara, ke acara yang lain.
Lantas bagimana jika tidak ada Patwal khusus untuk para menteri?
Dalam hal ini Menteri Ketenagakerjaan, Muhammad Hanif Dhakiri, salah satu pejabat yang mendapat bantuan Patwal dalam melakukan pekerjaannya mengatakan, jika tidak Patwal maka ketepatan waktu dalam menghadiri agenda kerja, bisa terganggu. Apalagi, lalu lintas Jakarta kian padat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lanjut Hanif, meski peran Patwal penting dalam membantu tugasnya, bukan berarti mereka bisa semena-mena di jalan, seenaknya menguasai jalan dan tidak mempedulikan pengguna jalan lain.
"Saya selalu tegaskan itu. Patwal tak boleh jumawa. Seperti sirine, klakson, jangan dipakai berlebihan. Meski dalam situasi tertentu, Patwal punya diskresi berlalu lintas namun tak boleh digunakan setiap saat. Jangan ada kesan sewenang-wenang yang tidak simpatik," tambahnya.
Sisi Lain Sang Pengawal Foto: Andhika Akbarayansyah |












































Sisi Lain Sang Pengawal Foto: Andhika Akbarayansyah
Komentar Terbanyak
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!