Jumat, 12 Jan 2018 08:43 WIB

Tiket Online Bus dan Manual Harus Tetap Jalan

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Foto: Hasan Al Habshy Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - Meski dianggap lebih praktis penerapan pembelian tiket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) secara online harus beriringan dengan tiket manual alias langsung ke terminal.

Ada dua alasan pembelian tiket harus beriringan secara manual dan online di mata karyawan PO Bus, Nurcholis. Alasan pertama agar PO bus tidak rugi.

"Karena kan gini mas, pertama dari perusahaan kalau online doang istilah kasarnya susah nguber setoran, kalau yang mesen cuma 10 misalkan untuk satu bus, bus yang satu nggak jalan kan rugi juga, perusahaan juga bisa rugi kan istilahnya begitu," ujarnya saat ditemui detikOto di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Lalu faktor kedua adalah dari segi konsumen. Jika pembelian tiket secara online dan manual dilakukan beriringan maka konsumen akan mendapatkan pilihan lebih banyak dalam membeli tiket.

"Terus dari pelanggannya juga nih balik lagi tadi ke masyarakat menengah ke bawah yang kebiasaannya beli tiket langsung terminal atau booking lewat telepon," tutur Nurcholis.

"Ya jadi dua-duanya harus tetap jalan lah, buat pilihan ke penumpang," pungkasnya. (khi/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed