Presiden Direktur Sinar Jaya Group, Teddy Rusly, mengatakan pihaknya menyambut baik pembelian tiket online tersebut. Diungkapkannya, perusahaannya juga jadi salah satu PO yang nantinya bergabung dalam sistem payment gateway pembayaran tiket bus secara daring itu.
"Kita sudah masuk di sistem Kemenhub. Kita sudah ikut di situ. Saya kira itu menguntungkan. Tapi kita masih melihat, nantinya bagaimana responnya dari penumpang," kata Teddy kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harapannya ada peningkatan kualitas ya. Bisa meningkatkan persaingan dengan angkutan yang ilegal," ujar Teddy.
Sebelumnya, Kepala Subdirektorat Angkutan Orang, Direktorat Angkutan dan Multimoda Kemenhub, Syafrin Liputo, mengungkapan tiket PO AKAP nantinya bisa dibeli lewat jaringan gerai minimarket. Saat ini, sudah lebih dari 10 PO besar yang sudah masuk ke sistem payment gateway.
Selain itu, penerapan di tahap awal baru bisa dilakukan di Jakarta dengan tujuan bus ke luar daerah. Targetnya, penerapan sistem ini bisa dilakukan paling akhir Februari 2018.
"Targetnya Januari akhir ini sudah bisa diterapkan. Paling akhir-akhir ya Februari. Kita sudah tunjuk payment gateway-nya. Ini kan masih awal, sementara Jakarta dulu, baru diterapkan ke daerah lain," pungkas Syafrin. (idr/lth)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Digugat ke MK, Pengendara yang Merokok Diminta Dicabut SIM-nya
Modal Peluit, Jukir Liar di Minimarket Bisa Dapet Rp 9 Juta/Bulan