Ketua Umum Ikatan Ahli Teknik Otomotif (IATO), Gunadi Sindhuwinata, mengatakan bahwa masa transisi ini harus dilihat secara lebih luas, salah satunya para pekerja tersebut. Sebab kata Gunadi, banyak komponen yang berbeda nantinya saat kendaraan listrik diproduksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Gunadi, dalam kasus tersebut pihak-pihak terkaitlah yang semestinya memikirkan hal tersebut. Sebab mereka yang mempunyai tanggung jawab selain pada produk itu sendiri.
"Oleh institusi tertentu mungkin Kementerian Perindustrian mungkin juga dari sisi Kementerian Tenaga Kerja juga harus dipikirkan bagaimana mengalokasikan pekerja ini ke tempat lain. Misalkan, dengan melakukan pendidikan ulang, melakukan pelatihan-pelatihan yang dijuruskan kepada satu profesi jenis baru lah," tuturnya.
Jadi, jika hal tersebut diperhatikan dan dipikirkan penanggulangannya maka tidak perlu khawatir dengan masa transisi tersebut.
"Tapi saya tidak khawatir bahwa ini akan satu pengurangan satu penambahan di tempat lain pun juga dibutuhkan gitu, asal kita memperhatikan bahwa ini akan terjadi, jadi disiapkan satu transformasi untuk menuju ke situ supaya tidak terjadi gejolak itu," terang Gunadi. (khi/rgr)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi