Namun Direktur Utama PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) Hafid Hadeli, mengungkapkan transaksi kendaraan bekas khususnya pada motor bekas masih besar di Adira Finance.
"Iya memang sekarang dengan DP cukup rendah sudah bisa bawa pulang motor baru, tapi tidak semata-mata transaksi motor bekas hilang. Di kami pembiayaan di segmen ini masih cukup tinggi malah," papar Hafid kepada wartawan di Jakarta, Kamis (31/08/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk mobil bekas, tambah Hafid, masih cukup bertumbuh dengan kontribusi 1% pada periode yang sama. "Untuk mobil bekas kita itu secara rupiah tumbuh dibanding tahun lalu (Januari-Juni) yakni tumbuh 1 persenan sedangkan mobil baru 8 persen," ungkapnya.
Sampai akhir tahun nanti, pihaknya berharap dapat menjaga transaksi kendaraan bekas tersebut. "Kita akan jaga transaksi mobil bekas hingga lebih dari 1% sampai akhir tahun," ungkap Hafid.
"Motor dan mobil bekas merupakan kontribusi yang baik di kita meskipun tidak sebanyak pada kendaraan yang barunya karena kan memang mereka ini segmennya berbeda," tutup Hafid. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak