Hal tersebut telah tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M,N, dan O.
Menanggapi hal tersebut, semua produsen kendaraan tengah berlomba-lomba untuk mencapai hal tersebut, begitu juga para pelaku bisnis penunjangnya seperti bahan bakar dan pelumas kendaraan. PT Shell Indonesia yang bergerak dalam bidang tersebut, mengaku telah menyiapkan hal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk produknya sih tidak masalah kita tinggal datangkan kilang yang berada di Singapura kalau memang regulasinya sudah ada," ujar Indrawanto.
Meski nanti bensin Euro 4 dari Shell bakal didatangkan dari Singapura, dirinya menambahkan untuk harga tidak akan jauh berbeda."Berkaitan dengan harganya nanti tidak jauh berbeda yah dari yang sekarang. Tapi kami juga harus lihat dari sisi supply dan SPBU kami sendiri dulu," papar Indrawanto.
Pengembangan Bisnis Shell
Sementara itu, PT Shell Indonesia yang sudah berkiprah di Indonesia selama 100 tahun akan mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu dari 10 pasar pelumas dengan permintaan tertinggi di dunia.
"Kami melihat adanya pertumbuhan yang stabil di negara ini karena itu kami berkomitmen untuk mengembangkan bisnis disini," ungkap Dian Andyasuri selaku Direktur Pelumas PT Shell Indonesia. Shell akan memperluas jaringan Oli Express dan Select/Deli2Go nya.
"Kami sedang memperluas jaringan Ganti Oli Express untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, dan convenience store Shell Select/ Deli2Go untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan mendukung bisnis SPBU secara keseluruhan," ujar Wahyu Indrawanto.
Dirinya menambahkan, hal tersebut akan dilakukan pada tahun ini. "Tahun ini Ganti Oli Express dan Select/Deli2Go akan hadir lebih banyak di SPBU Shell," ungkap Wahyu.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin