Mercy Produksi Truk Axor di Wanaherang, Bogor

Mercy Produksi Truk Axor di Wanaherang, Bogor

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Kamis, 06 Jul 2017 16:20 WIB
Mercy Produksi Truk Axor di Wanaherang, Bogor
Foto: Daimler
Jakarta - Produsen truk, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia, telah meluncurkan truk Axor. Axor mulai diproduksi Agustus tahun ini, di pabrik Wanaherang, Citeureup, Bogor.

Perakitan tersebut dikatakan Director of Network, Product, and Retail Trucks Indonesia Mercedes-Benz Distribution Indonesia Maximilian Knorr, sesuai dengan kebutuhan pangsa pasar industri Indonesia.

"Hingga saat ini, 16 outlet Mercedes-Benz akan menerima dukungan dari MBDINA untuk solusi layanan konsumen terbaik, seperti suku cadang asli, On-Site Parts Stock (OSPS), dan kerjasama suku cadang," ujarnya, di Senayan, Jakarta, (6/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Axor anyar pun sudah dicoba oleh salah satu perusahaan pertambangan di bidang jasa transportasi pengangkutan batu bara. Axor akan ditempatkan daerah Melak - Kalimantan dengan Axor 3340 S, Axor 4843 K di Muara Enim - Sumatera Selatan. Sebelumnya Axor 2585 C telah digunakan di daerah Lahat - Sumatera Selatan.

"Harapan saya Mercy akan terus berkembang dengan para pengusaha, dan terus memberikan yang terbaik," ujar salah satu konsumen, dari CV Arief Nusaraya, Achmad Arief Sardjono.

Fitur keamanan Axor mencakup Anti-Lock Breaking System (ABS) untuk semua model, dan kabin yang didesain untuk kenyamanan. Selain itu pompa bahan bakar individu dilengkapi dengan indikator variable green band, yang membuat efisiensi bahan bakar.

Mercy pun sudah menanamkan investasi hingga US$ 20 juta atau setara dengan Rp 226 triliunan untuk menambah fasilitas perakitan kendaraan komersialnya. Daimler yang merupakan perusahaan induk Mercedes-Benz percaya, Indonesia adalah negara yang memiliki potensi untuk bisnis kendraan komersial.

"Di saat perusahaan lain beramai-ramai menarik investasi dari Indonesia, Daimler memutuskan untuk berinvestasi lebih dari US$ 20 juta, di kendaraan komersil," ujarnya.

Pembangunan infrastruktur yang sedang gembor-gembornya dilakukan oleh pemerintah Indonesia, juga menjadi alasan kuat Daimler berani berinvestasi dengan jumlah yang cukup banyak.

"Dilengkapi dengan sejumlah inisiatif infrastruktur dan investasi yang dikembangkan oleh pemerintah, maupun swasta menjadikan Indonesia salah satu negara yang patut diperhitungkan," kata Maximilan.


(khi/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads