Menanggapi anggapan tersebut pihak kepolisian mengatakan saat ini para peserta pembuat SIM semakin diseleksi sehingga membuat si calo sulit bergerak.
"Masyarakat jangan lewat calo karena nggak mungkin juga calonya bisa masuk ke dalam Satpas karena di pintu masuk kita sudah saring hanya pemohon SIM saja yang boleh masuk," tegas Kasi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar saat dihubungi detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fahri menambahkan jika memang peserta harus menjalani beberapa kali ujian baru lolos itu semata hanya kebetulan saja tidak ada pengaruh dari calo.
"Kalau masih ada yang berusaha untuk jadi calo saya rasa mereka hanya berusaha untuk 'menembak diatas kuda' hanya spekulasi,kalau peserta uji lulus dianggap itu hasil kerja para calo padahal yakinlah bukan ,lulus nya para pemohon SIM betul-betul karena kompetensi mereka sendiri," kata Fahri.
Jika saat membuat SIM pemohon merasa dirugikan atau melaporkan praktik percaloan, pemohon bisa datang langsung ke bagian layanan pengaduan yang ada di Satpas Daan Mogot dan bisa juga sms ke layanan pengaduannya ke 0821-1481-0422. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas