Peluncuran ini dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto, Vice President TAM Henry Tanoto, GM Corporate Planning and Legal TAM Frans Ihutani Budiarto, CEO Toyota Kalla Hariyadi Kaimuddin serta perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Andry Indryasmoro.
Menurut Frans, program Toyota Berbagi "Car for Tree" merupakan komitmen TAM untuk konservasi lingkungan dan pendidikan ramah lingkungan, yang dimulai sejak tahun 2010 dengan program Toyota Eco Island di Ancol dan Taman Semanggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peluncuran Pinisi Bagi Negeri sesuai program Nawacita, Indonesia sebagai negara maritim dan Makassar adalah poros utama maritim di Indonesia timur, di Makassar juga termasuk Wold Coral Triangle, tapi setiap tahun terumbu karang makin berkurang, makanya kami ajak masyarakat peduli pada konservasi ekosistem laut," ujar Frans.
Sementara menurut Henry, program Toyota Berbagi dengan mensupport Pinisi Bagi Negeri merupakan komitmen Toyota Astra, selain di bidang bisnis otomotif, untuk membangun Indonesia yang lebih baik melalui program Toyota Astra yakni bidang pendidikan, lingkungan, keselamatan berkendara dan pengembangan masyarakat.
Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto berterimakasih pada dedikasi Toyota Astra untuk mendukung proses pembuatan perahu Pinisi bersama Yayasan Makassar Skalia dan program pendidikan cinta baharinya pada kalangan pelajar Makassar.
"Semangat cinta budaya maritim akan makin tumbuh dengan adanya perahu Pinisi di Makassar, anak-anak muda kita akan sadar pada warisan leluhurnya dengan menyaksikan langsung perahu kebanggaan masyarakat Sulsel," pungkas Ramdhan.
Senada Wali Kota Makassar, Gubernur Sulsel ikut berterimakasih dengan peluncuran perahu Pinisi yang menjadi simbol kebanggaan masyarakat Bugis-Makassar, yang dikenal sebagai leluhur pelaut ulung dan berani mengarungi samudra.
Usai peluncuran, Gubernur Sulsel, Wali Kota Makassar dan rombongan TAM mengedukasi para pelajar di atas perahu Pinisi tentang wawasan ekologi maritim.
Rencananya, pada sore nanti perahu Pinisi ini juga akan mengajak pelajar untuk ikut menyaksikan penanaman terumbu karang dengan metode spider reef di perairan Pulau Samalona, Makassar. Program ini turut melibatkan Fakultas Ilmu Kelautan Universitas Hasanuddin. (mna/dry)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk