Senin, 27 Mar 2017 12:29 WIB

Taksi Online Tak Surutkan Niat Anak Muda Beli Mobil

Alfiza Satrio - detikOto
Foto: Tim Infografis/detikcom Foto: Tim Infografis/detikcom
Jakarta - Jalanan kota-kota besar di Indonesia sudah semakin marak dengan transportasi online baik motor maupun roda empat.

Kenyamanan dan kemudahan serta tarif murah yang ditawarkan oleh penyedia layanan transportasi online menjadi faktor vital yang membuat banyak pelanggan tertarik. Namun hal ini nyatanya masih belum menyurutkan keinginan pelanggan, terutama kalangan anak muda, untuk membeli mobil.

Melalui survei kecil-kecilan yang dilakukan detikOto terhadap beberapa mahasiswa di Jakarta, terlihat bahwa hasrat untuk membeli mobil masih cukup tinggi, meskipun kini transportasi online sudah menjamur.

Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh Sarah Nabila, mahasiswi Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. Ia menyatakan bahwa keleluasaan dan fleksibilitas waktu menjadi alasan utama dirinya masih ingin membeli mobil.

"Ya kalau punya mobil sendiri bisa lebih leluasa, kalau mau ke luar kota, yang jauh, ke beberapa tempat dalam satu hari, lebih enak kalau pake mobil sendiri karena ga perlu pesan-pesan lagi," jelas Sarah.

Hal senada juga diutarakan Zakaria, mahasiswa Fakultas Teknik UI, yang mengatakan bahwa prestise dan privasi menjadi salah satu pertimbangan mengapa memiliki mobil pribadi masih dirasa perlu.

"Yang pertama kalau saya sih jujur karena prestise ya kalau punya mobil tuh. Lalu soal privasi. Kalau punya mobil pribadi kan kita biasanya akan lebih enak ngobrolnya, entah sama keluarga, atau teman yang memang kita sudah lebih akrab. Untuk ngobrol hal-hal yang lebih pribadi jadi lebih enak," ujarnya.

Kemungkinan driver yang menolak pesanan secara tiba-tiba serta ketidakpastian kesediaan kendaraan di waktu yang mendesak juga menjadi alasan logis pembelian mobil. Seperti yang diutarakan Fahmi Aulia, mahasiswa Universitas Krisnadwipayana.

"Kalau online itu kan ga tentu ya, kadang ada kadang ga ada. Kalau mau pergi malam hari, atau ada sesuatu yang harus dilakukan mendadak, kan bisa langsung siap kalau punya mobil sendiri," ungkap Fahmi.

Beberapa permasalahan teknis yang sering terjadi pada aplikasi, mulai dari kesalahan peta hingga posisi driver juga menjadi faktor lain yang membuat kalangan anak muda ini tidak mau terlalu tergantung pada layanan transportasi online.

Taksi Online Tak Surutkan Niat Anak Muda Beli MobilFoto: Infografis 11 poin aturan taksi online dan 3 poin keberatan penyedia aplikasi taksi online (Infografis: Andhika Akbaryansyah/detikcom)
(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com