Namun, mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam tim Nakoela dan Sadewa masih mengandalkan bahan bakar bensin. Alasannya, mahasiswa UI itu ingin mengoptimalkan risetnya di teknologi mesin bensin yang lebih irit bahan bakar.
"Pertama dari awal karena kebanyakan transportasi massal di Indonesia pakai bensin. Kami di sini bukan hanya mencari sertifikat tapi juga ingin jadi bagian program menghemat energi. Kita ingin turut andil bagaimana menghemat dengan cara pembuatan mobil hemat energi ini," kata Imanuel, Manager Team Nakoela.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alasan kita masih banyak yang bisa diriset dari pembakaran. Kita masih kurang puas, dan kita bakal mengembangkan terus sampai semampu kita, baru kita beralih ke energi lainnya," ujarnya. (rgr/lth)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau