Soal Kendaraan Irit, Mahasiswa UI Masih Andalkan Mesin Bensin

Shell Eco-Marathon

Soal Kendaraan Irit, Mahasiswa UI Masih Andalkan Mesin Bensin

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 11 Mar 2017 14:55 WIB
Soal Kendaraan Irit, Mahasiswa UI Masih Andalkan Mesin Bensin
Foto: Pool
Jakarta - Beberapa mahasiswa Indonesia mengembangkan kendaraan hemat energi diadu di Shell Eco-Marathon (SEM) Asia 2017 di Singapura pekan depan. Mulai dari teknologi kendaraan berbahan bakar ethanol hingga kendaraan listrik siap adu irit.

Namun, mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam tim Nakoela dan Sadewa masih mengandalkan bahan bakar bensin. Alasannya, mahasiswa UI itu ingin mengoptimalkan risetnya di teknologi mesin bensin yang lebih irit bahan bakar.

"Pertama dari awal karena kebanyakan transportasi massal di Indonesia pakai bensin. Kami di sini bukan hanya mencari sertifikat tapi juga ingin jadi bagian program menghemat energi. Kita ingin turut andil bagaimana menghemat dengan cara pembuatan mobil hemat energi ini," kata Imanuel, Manager Team Nakoela.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Jefri dari tim Sadewa menambahkan, pihaknya ingin memaksimalkan riset di mesin pembakaran. Mungkin nanti timnya akan mengembangkan kendaraan dengan sumber energi lainnya.

"Alasan kita masih banyak yang bisa diriset dari pembakaran. Kita masih kurang puas, dan kita bakal mengembangkan terus sampai semampu kita, baru kita beralih ke energi lainnya," ujarnya. (rgr/lth)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads