Mesin Kendaraan Baru Lebih Pas Pakai Oli Encer

Teknologi Pelumas

Mesin Kendaraan Baru Lebih Pas Pakai Oli Encer

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 06 Mar 2017 17:33 WIB
Mesin Kendaraan Baru Lebih Pas Pakai Oli Encer
Foto: PT Pertamina Lubricants
Jakarta - Teknologi mesin kendaraan semakin berkembang pesat. Mesin yang dibuat akhir-akhir ini dibuat sedemikian rupa sehingga lebih irit bahan bakar, lebih ramah lingkungan.

Untuk itu, dibutuhkan juga pelumas yang tepat untuk mesin-mesin kendaraan modern. Biasanya, mesin kendaraan yang diproduksi akhir-akhir ini disarankan menggunakan pelumas yang encer. Ada beberapa alasannya seperti disampaikan oleh perwakilan dari Japan Automobile Manufacturers Association (JAMA).

Mesin terbaru dirancang untuk berjalan dengan pelumas mesin dengan viskositas rendah (pelumas yang lebih encer) tanpa mengorbankan daya tahan. Pelumas dengan viskositas rendah memberikan manfaat efisiensi bahan bakar dalam rezim pelumasan hidrodinamik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menggunakan pelumas mesin dengan viskositas rendah tidak berpengaruh negatif terhadap daya tahan mesin, asalkan rekomendasi pabrikan tetap diikuti. Jadi, disarankan untuk tetap mengikuti rekomendasi penggunaan pelumas pabrikan yang ada pada buku manual pemilik kendaraan.

Viskositas pelumas harus disesuaikan dengan mesin kendaraan itu sendiri. Sebab, mesin terbaru sering menggunakan berbagai sistem variable valve timing yang melibatkan mekanisme hidrolik yang diperlukan untuk meningkatkan kontrol emisi, output mesin dan efisiensi bahan bakar.

Viskositas berlebihan tidak akan memberikan perlindungan lebih lanjut untuk mesin, tetapi dapat menyebabkan masalah seperti kerusakan mekanisme hidrolik, konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi dan kurang baiknya start mesin di suhu dingin.

Lubricant Product Development Pertamina, Mia Krishna menambahkan, bukan berarti pelumas lebih encer lebih bagus untuk semua kendaraan. Dia mengingatkan, tetap sesuaikan pilihan pelumas dengan rekomendasi pabrikan mobil yang ada di buku manual pemilik.

"Jangan beranggapan bahwa ada pelumas terbaru 0W-20 API SN, misalnya, cocok untuk mobil tahun 1994, dipastikan kalau begitu mesinnya akan rusak. Karena enggak sesuai dengan kebutuhan engine dia, terlalu encer pelumasnya. Jadi lihat buku manual saja," kata Mia. (rgr/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads