Untuk kelas medium duty truck, HMSI menargetkan angka penjualan akan mencapai 14.000 unit kendaraan. "Dengan menguasai 65 persen pangsa pasar," ujar Direktur Penjualan dan Promosi HMSI, Santiko Wardoyo, di Jakarta, Kamis (2/3/2017).
Sedangkan Pada kelas light duty truck juga, Hino menargetkan bisa tercapai 14 ribu penjualan unit. "Atau menguasai 25 persen market share," kata Santiko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di tahun 2016 kami baru memiliki 166 jaringan penjualan yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan target tambahan 7 diler, 2 di Kalimantan, 3 Sulawesi, Banten 1, dan 1 Jawa Barat, sehingga target kami mencapai 170 diler tahun ini," ungkap Santiko.
Santiko mengatakan, pihaknya cukup optimis untuk menghadapi tahun 2017. Keyakinan tersebut dikarenakan beberapa faktor pendukung.
"Ekonomi menunjukkan tren positif, termasuk juga saat ini adanya pemerataan pembangunan infrastruktur di luar pulau Jawa, tentunya ini akan berdampak positif bagi penjualan kami," tuturnya.
Selain itu, kondisi keamanan negara, nilai mata uang yang cukup stabil, serta harga komoditas yang membaik, juga dirasa Santiko dapat memperlancar target penjualan HMSI di 2017.
"Inilah yang membuat kita percaya 2017 industri kendaraan komersil kembali membaik terlebih lagi, pemerintah juga aktif untuk menjaga dan meningkatkan daya beli masyarakat," pungkasnya. (khi/lth)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM