Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Kamis 26 Januari 2017, 16:13 WIB

Parkiran, Aplikasi Cari Parkir di Ibukota

Muhammad Alif Goenawan - detikOto
Parkiran, Aplikasi Cari Parkir di Ibukota Foto: detikOto/Muhammad Alif Goenawan
Jakarta - Di Jakarta, untuk mencari lahan parkir terutama di mal sudah cukup sulit. Sebuah startup yang menamakan dirinya Parkiran mencoba memberikan solusi dengan merilis aplikasi bertajuk Parkiran.

Ide pembuatan aplikasi ini digagas oleh seorang pengusaha muda bernama Hatta Afkar. Pria berusia 28 tahun ini melihat bahwa bisnis lahan parkir sudah menjadi potret umum yang menjamur di penjuru wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Seperti diketahui, asal punya lahan, entah itu lahan pribadi atau milik pemerintah, ada yang memanfaatkannya untuk dijadikan lahan parkir yang sifatnya liar. Lahan parkir liar ini pun digemari sebagian besar masyarakat karena lebih murah dari lahan parkir resmi.

Namun, di balik harganya yang murah, pemilik lahan parkir biasanya tidak bertanggung jawab terhadap kehilangan yang terjadi, baik itu berupa helm bila kendaraan bermotor atau bahkan kendaraan itu sendiri. Karenanya, faktor keamanan ini menjadi salah satu faktor utama di balik pembuatan aplikasi ini.

"Kalau kita lihat ada banyak sekali penitipan kendaraan di deket stasiun. Mereka ini kesulitan untuk mencari parkiran. Nah, kami membuat solusi, di mana pengguna bisa tahu lokasinya di mana, harganya berapa, dan paling penting kami menyediakan asuransi untuk pelanggan," ujar Hatta di sela konferensi pers di Tanamera Coffee, Jakarta, Kamis (26/1/2017).

Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan

Hatta pun mengklaim bila ini bisa menjadi solusi bagi pengguna kendaraan motor yang sulit mencari lahan parkir karena terbatasnya lahan parkir. Dan ini pun sekaligus diharapkan bisa memberikan nilai tambah bagi pemilik lahan parkir.

"Saat ini sudah ada 25 mitra yamg tersebar di Jabodetabek, yang pada hari ini 15 sudah online. Dari 25 mitra tadi, kami mendapat jatah 25% untuk aplikasi Parkiran ini, dengan jatah 100 untuk motor dan lima untuk mobil rata-rata," ujar Hatta.

Ke depannya Hatya mengaku bakal meningkatkan jumlah mitra sedikitnya 25 mitra parkir tiap bulannya. Dan untuk jatah parkir, ia bersemangat untuk mengubah pola berpikir masyarakat yang tadinya konvensional, bisa digital dengan aplikasi ini.

Cara menggunakan aplikasi Parkiran ini sebenarnya cukup sederhana. Anda bisa mencari lahan parkir yang tersedia melalui peta yang tersedia, baik itu terdekat atau sesuai dengan pencarian.

Setelah itu, Anda bisa melakukan reservasi atau check in di tempat. Bila melakukan reservasi Anda akan mendapat tiket berupa QR code yang nantinya akan discan oleh juru parkir. Kapasitas parkiran akan terlihat secara real time di aplikasi

Besaran atau biaya parkir sudah ditentukan. Jadi, Anda tidak akan bingung berapa biaya yang harus dikucurkan untuk bisa parkir di tempat yang dituju.

Aplikasi Parkiran saat ini baru tersedia untuk perangkat berbasis Android. Untuk iOS baru akan tersedia bulan Februari mendatang.

Parkiran juga ingin mengatasi parkir liar dengan aplikasi ini. Hal ini dibenarkan oleh perwakilan dari Dinas Perhubungan (Dishub), Marulitua Sijabat. "Permasalahan kemacetan di Jakarta ini salah satunya adalah parkiran. Terutama saat ini kita lihat banyaknya ojek online yang parkir tidak semestinya. Nah, inilah yang seharusnya kita carikan solusinya," tutur Marulitua.

Terkait penindakan parkir liar, Marulitua mengaku sudah berusaha memberantas kendaraan yang parkir sembarangan. "Kami sudah sering melakukan tindakan, mulai dari cabut pentil, derek, hingga angkut langsung jika itu kendaraan motor. Tapi mau sampai kapan? Nah, Parkiran ini diharapkan bisa menjadi solusi yang tepat," ujarnya lagi. (mag/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed