Di Makassar, bensin beroktan 98 itu diluncurkan oleh Pertamina Region VII Sulawesi.
"Ini penghargaan kami untuk pertumbuhan ekonomi warga Makassar, kota Makassar tidak kalah dengan kota-kota besar lainya, Pertamax Turbo salah satu pilihan premium paling tinggi yang pernah dimiliki Pertamina, dengan angka Research Octane Number 98," ujar GM Pertamina Region VII Sulawesi Teuku Badarsyah dalam peluncuran Pertamax Turbo di SPBU Pettarani, jalan AP Pettarani, Rabu (9/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badarsyah menambahkan, Pertamax turbo pertama kali diluncurkan di Belgia pertengahan tahun 2016 ini, sebagai bahan bakar resmi ajang balap mobil Lamborghini Super Trofeo yang bekerja sama dengan perusahaan distribusi bahan bakar di Italia.
Di Indonesia, Pertamax Turbo diluncurkan pertama kali pada Agustus 2016 dalam ajang GIIAS di Jakarta. Selanjutnya Pertamax Turbo ini sudah diluncurkan di beberapa kota seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, dan kota lainnya.
Di Makassar Pertamax Turbo dijual seharga Rp.10.050/liter. Untuk sementara Pertamax Turbo baru tersedia di 3 SPBU yaitu: SPBU 74.90213 Tanjung Bunga, SPBU 74.90231Pettarani dan SPBU 74.90232 jalan Racing Center.
Sementara di Batam, Batam menjadi kota pertama di Sumatera yang meluncurkan produk Pertamax Turbo. Saat ini di provinsi Kepulauan Riau terdapat 10 dari 48 SPBU yang melayani penjualan Pertamax Turbo dan dalam waktu dekat jumlah tersebut akan bertambah. Untuk wilayah Batam dijual dengan Rp 8.850,-per liter. Kualitas BBM Pertamax Turbo juga jauh lebih baik sehingga membuat akselerasi mesin lebih baik dan gas buang mesin kendaraan lebih ramah lingkungan.
Pertamax Turbo merupakan bahan bakar untuk kendaraan bermesin bensin, hasil pengembangan dari produk Pertamax Plus yang memiliki Research Octane Number minimal 98, serta dilengkapi Ignition Boost Formula (IBF).
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM