Kendaraan listrik tak memerlukan pergantian oli yang biasanya selama ini digunakan di kendaraan berbahan bakar minyak.
"Opportunity atau peluang itu selalu ada. Jadi selama ada komponen yang bergerak, kebutuhan akan pelumas akan selalu ada, peluang bagi kita," ujar Vice President Automotive Sales ExxonMobil Indonesia, Alfin Kurniadi kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada juga untuk gemuk, transmisi, gear oil. Nah jadi cakupannya masih sangat luas, dan peluang itu akan selalu ada. Dan kalau misalnya 2030 sih Insya Allah waktu yang panjang untuk melakukan riset ke arah situ, jadi kita tentu selalu membaca dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, jadi cara menyikapinya itu," ujarnya.
Lanjut Alfin menjelaskan bahwa, ExxonMobil merupakan perusahaan yang serius melakukan riset, dan membaca perkembangan teknologi untuk kedepannya.
"Initnya dalah selain di internal kami mengebangkan terus, di eksternal pun kami coba mencari info perkembangan di Indonesia. Dan kalau sejauh ini si di Indonesia, saya belum denger lebih lanjut seperti apa planingnya (kendaraan listrik) pemerintah itu," tambah Alfin.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?