Kegiatan bernama Enduro Student Program (ESP) ini bertujuan untuk memberikan dampak baik untuk masyarakat sekitar.
ESP merupakan program khusus pendidikan perbengkelan roda dua dan magang/bekerja yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bengkel, kewirausahaan, lingkungan dan perencanaan bisnis agar dapat membangun kemandirian ekonomi dalam jangka panjang. Program ini telah melibatkan 21 siswa berprestasi yang memiliki minat kuat dalam usaha mekanik atau perbengkelan dan memiliki mimpi untuk membangun kemandirian masyarakat melalui usaha bengkel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Public Relation PT Pertamina Lubricants Intania Primasari Prionggo menjelaskan, Enduro Student Program merupakan program kemandirian ekonomi yang diadakan di sekitaran pabrik Pertamina. Untuk tahap pertama, program ini diadakan di dekat pabrik Pertamina di Cilacap.
"Kita meningkatkan mutu pendidikan anak-anak lulusan SMK yang ada passion di perbengkelan. Kita pilih mereka, kita berikan pendidikan di BLKI (Balai Latihan Kerja industri) selama sebulan, lalu kita magangkan di bengkel yang terpilih, bengkel yang ingin maju di Cilacap, ada 7 bengkel mitra binaan PT Pertamina Lubricants. Ada 21 peserta dibagi 7 bengkel," kata Intan.
Peserta Enduro Student Program dibekali ilmu dan diharapkan bisa berwirausaha. Saat ini, peserta sudah menyelesaikan program magang di bengkel. "Mereka training di situ bagaimana menjadi wirausaha. Ke depannya, harapannya adalah mereka punya bengkel sendiri," kata Intan.
Pertamina Lubricants tidak hanya menyediakan fasilitas pelatihan dan magang untuk peserta. Untuk tahap dua, perusahaan ini juga memberikan bekal ilmu bagaimana menjalankan bisnis dari nol.
"Untuk tahap dua, ada beberapa peserta yang tidak punya modal untuk bikin bengkel sendiri. Kita bikin bisnis plan buat mereka, kita ajarkan mereka bagaimana sih menjalankan bisnis dari nol. Kalau sudah punya bengkel bagaimana memperkenalkan bengkel mereka. Kalau yang belum punya bengkel bagaimana bisa start dari nol," ujar Intan.
Selain memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar pabrik, Pertamina Lubricants juga mendukung program lingkungan. Dalam program peduli lingkungan ini, Pertamina bekerja sama dengan salah satu warga di sekitar pabrik di Cilacap membangun home industry yang memproduksi kursi dari drum bekas.
"Kita pakai drum bekas yang non toksik. Kita melihat bahwa bisa kreatif kalau drum dijadikan perabot. Kita bekerja sama dengan salah satu orang lokal yang pengin punya usaha. Kita ajak dia untuk bikin home industry. Kita ajarkan dia dan timnya bagaimana caranya membuat drum bekas menjadi parabot yang ada nilai jualnya," jelas Intan.
Berkat usahanya dalam Corporate Social Responsiblity ini, PT Pertamina Lubricants menerima penghargaan Nusantara CSR Award 2016 untuk dua kategori yakni Peningkatan Mutu Pendidikan dan Pemberdayaan Pengusaha Kecil dari The La Tofi School of CSR.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas program kewirausahaan tenaga muda produktif Indonesia melalui "Enduro Student Program" (ESP) yang merupakan sebuah program pelatihan dan kewirausahaan khususnya perbengkelan roda dua bagi siswa-siswi SMK otomotif terpilih di wilayah Cilacap, Jawa Tengah dan juga pengolahan drum bekas non B3 untuk dijadikan perabot penuh inovasi.
Foto: PT Pertamina LubricantsPenghargaan Nusantara CSR Award |
Program ESP juga menjadi wadah para peserta untuk dapat memberikan inovasi dan ide segila-gilanya dalam hal pemasaran dan penjualan pelumas. Setelah magang, mereka akan ditantang untuk membuat sebuah perencanaan bisnis dan akan dituntut untuk mengasah ide dan kreativitas. Hal tersebut adalah untuk terus menumbukan semangat serta motivasi dalam bekerja dan menjadi mandiri.
Program berkelanjutan ini diharapkan dapat menumbuhkan usaha perbengkelan di wilayah Cilacap menjadi lebih baik dan sejahtera dan juga turut membangun semangat jiwa muda Indonesia untuk terus bekerja keras dan bersemangat tinggi. Kedepannya, program ini akan dilanjutkan dan direplikasi ke wilayah pabrik PT Pertamina Lubricants lainnya yaitu Gresik dan Tanjung Priok.
(rgr/ddn)












































Foto: PT Pertamina Lubricants
Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Iran Hujani Israel dengan Rudal, Kendaraan Rusak Dievakuasi dari Lokasi Ledakan