Pelumas Tepat Bikin Mesin Terawat

Serba-serbi Oli Kendaraan

Pelumas Tepat Bikin Mesin Terawat

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 16 Sep 2016 11:29 WIB
Pelumas Tepat Bikin Mesin Terawat
Foto: PT Pertamina Lubricants
Jakarta - Bagaimana anda memilih pelumas untuk mesin anda sangat menentukan bagaimana kondisi mesin anda beberapa tahun ke depan. Sebagian konsumen mempercayakan mesinnya pada pelumas yang dilabel sebagai genuine oil dan dibeli dibengkel resmi.

Beberapa lainnya fanatik pada merek pelumas tertentu. Ada pula yang berpendapat bahwa semua pelumas sama saja selama dalam digunakan tidak dalam kondisi ekstrem.

"Yang paling penting adalah pelumas yang dipilih mampu melindungi mesin sehingga mesin tetap terawat," jelas Lubricant Product Development Pertamina, Mia Krishna saat ditemui di Lubricant Product Development Laboratory di area Pertamina Plumpang, Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama pelumas itu bukan pelumas palsu, proses kerusakan mesin karena kualitas pelumas sebenarnya berlangsung dalam suatu proses yang tidak sebentar. Karenanya, tidak jarang pengguna tidak menyadari proses tersebut dan lebih membandingkan kualitas pelumas berdasar akselerasi kendaraan, panas yang dirasakan khususnya pada mesin motor, bahkan warna pelumas sebelum atau setelah digunakan. Padahal, ada banyak faktor diluar pelumas yang mempengaruhi parameter tersebut yang dapat membuat penilaian menjadi tidak akurat.

"Penilaian yang terbaik sebenarnya harus didasarkan pada kondisi komponen mesin. Masalahnya sangat jarang ada pengguna pelumas membongkar mesin dan menilainya", jelas Mia.

"Fungsi utama pelumas adalah untuk melindungi mesin. Apabila dalam desain suatu pelumas hanya difokuskan pada ukuran–ukuran seperti akselerasi atau mendinginkan mesin, maka akan ada efeknya terhadap kemampuan perlindungannya. Pengujian pelumas yang dilakukan pabrikan mesin pun fokus penilaian kemampuan melindungi mesin dalam berbagai beban dan kondisi, bukan hanya soal akselerasi atau dinginnya mesin," tambahnya.

Mia juga menjelaskan berbagai aditif yang memang bisa menurunkan tingkat gesekan dan menaikan akselerasi, namun jika digunakan dengan tidak cermat, justru menambah keausan. Karenanya peracik pelumas juga harus memastikan racikannya sudah pas dan optimal.

"Ibarat masakan, jika kebanyakan garam pasti juga tidak enak," ujarnya.

Untuk memastikan racikan sudah pas, peracik pelumas tentu mau tidak mau harus mengujinya. Mesin harus dibongkar dan komponen-komponen mesin harus dinilai dengan cermat sesuai standar industri yang ada.

"Pertamina sangat serius dalam mengembangkan produk pelumasnya. Fasilitas pengujian kami diakui sebagai salah satu yang terlengkap. Semua produk kami harus lulus uji berlapis – lapis sebelum dipasarkan," tambah Mia.

Mia mengakui bahwa biaya pengujian pelumas tidak murah, sehingga tidak semua produsen pelumas mau melakukannya.

Banyak merek hanya mencampur bahan baku dan mengemasnya, lalu membuat klaim untuk mendukung keberhasilan marketing, tanpa didasari pengujian yang menyeluruh. Karena itu Mia menyarankan agar konsumen mengenal produsen pelumasnya sebelum mempercayakan perawatan mesinnya pada merek tertentu.

"Kenali kredibilitas dan kemampuannya dalam mengembangkan pelumas," tambah Mia. (rgr/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads