Padahal, pelumas yang diproduksi Pertamina Lubricants, misalnya, diproduksi dengan proses yang cukup panjang sebelum diedarkan ke pasaran. Sebelum membuat pelumas baru, tim Product Development Pertamina Lubricants bekerja sama dengan tim R&D Laboratory membuat, merumuskan formula pencampuran base oil dan bahan aditif serta menguji pelumas itu beberapa kali sampai hasilnya benar-benar memenuhi standar kualitas dan spesifikasinya.
Dan proses produksinya pun melibatkan alat-alat berteknologi canggih agar formulanya tepat dan hasil produksinya sesuai standar. Tapi, ada oknum yang memalsukan pelumas itu dengan formula yang bisa dibilang 'asal-asalan' sehingga tidak diketahui kualitas dan spesifikasinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya, pelumas palsu tersebut tidak sesuai dengan kualitas dan spesifikasi yang ditetapkan produsen oli. Walhasil, konsumen lah yang harus menanggung risiko.
Untuk itu, Operation Head Lubricant Oil Blending Plant Jakarta, Edwin Wijaya memberikan tips agar mendapatkan pelumas Pertamina yang asli di pasaran. Pertama, pastikan terdapat angka batch number pada tutup dan kemasan botol pelumas.
"Pastikan ada batch number-nya 8 digit. Angka di botol dan tutup botol harus sama dan posisinya sejajar," kata Edwin saat ditemui detikOto di Production Unit Jakarta Pertamina di Tg. Priok, Jakarta.
Batch number sejajar |
Lima digit pertama adalah nomor batch blending. Dua nomor berikutnya merupakan tahun produksi, kemudian diikuti nomor terakhir yang menunjukkan lokasi pabrik produksi pelumas.
"Digit terakhir menunjukkan kode lokasi produksi. Angka 1, 2, 3 itu kode produksi untuk Production Unit Jakarta, angka 4 untuk produksi di Cilacap, angka 6 di Gresik. Jadi pastikan ada angka 1, 2, 3, 4, atau 6," sebut Edwin.
Selanjutnya, setelah tutup botol pelumas dibuka, pastikan di mulut botol terdapat plastik induction seal. Terkadang pada pelumas palsu tidak ada induction seal tersebut.
"Pernah ditemui ada yang enggak punyainductionseal. Itu terindikasi palsu," kataEdwin.












































Batch number sejajar
Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...