Suzuki Undang 10.000 Pelajar Kunjungi Pabrik

Suzuki Undang 10.000 Pelajar Kunjungi Pabrik

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Selasa, 03 Mei 2016 08:12 WIB
Suzuki Undang 10.000 Pelajar Kunjungi Pabrik
Foto: Suzuki
Jakarta - Saat ini belum banyak pelajar Indonesia yang mendapat kesempatan untuk mengetahui teknologi industri otomotif. Oleh karena itu Suzuki mengundang pelajar mengunjungi pabrik.

Ditahun – tahun sebelumnya, Suzuki juga sudah membuka program kunjungan pabrik namun hanyaΒ  untukΒ  SMK dan Perguruan Tinggi jurusan otomotif. Di tahun 2016 ini Suzuki membuka kesempatan kepada SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi Jurusan apapun untuk dapat mengunjungi pabrik Suzuki.

"Dengan diperluasnya program kunjungan pabrik Suzuki ini, kami berharap agar para pelajar bisa mengerti sejak dini,Β  mengenai industri otomotif sehingga nantinya bisa menjadi alternatif pilihan mereka dalam menentukan jurusan pendidikan di masa yang akan datang. Semoga dengan berkunjung ke Pabrik Suzuki mereka bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman yang menarik dan bermanfaat," ujar Strategic Planning Department Head PT Suzuki Indomobil Sales Dwi Tjahayanto, Selasa (3/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk kunjungan pabrik ini, Suzuki lebih memprioritaskan para pelajar untuk mengunjungi pabrik Cikarang. Karena pabrik ini adalah pabrik terbaru yang dilengkapi dengan teknologi robotik canggih yang bahkan lebih bagus dari pabrik di Jepang.

Suzuki Indonesia sendiri memiliki beberapa pabrik mobil dan sepeda motor yang tersebar di beberapa lokasi, antara lain di Cakung, Tambun dan Cikarang. Pabrik Cakung, khusus untuk membuat mesin mobil dan mesin sepeda motor. Pabrik Tambun untuk perakitan mobil dan sepeda motor. Dan Pabrik Cikarang khusus untuk pembuatan mesin dan perakitan body mobil.

Bagi sekolah yang ingin mengunjungi pabrik Suzuki, silahkan mengirimkan surat pengajuan kunjungan ke alamat email arviane@suzuki.co.id & nurul.wardah@suzuki.co.id 2 bulan sebelum waktu kunjungan, guna penjadwalan waktu dengan sekolah lainnya.Β 

Untuk program kunjungan pabrik ini, pendaftaran harus dilakukan oleh pihak sekolah atau perguruan tingginya, bukan dari siswa (perseorangan), dengan maksimum 100 peserta, sudah termasuk pembimbing. Dan program ini tidak dipungut biaya apapun. (ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads